Jambi, J24 - Langkah besar menuju terwujudnya Trans Sumatera yang hebat dan terintegrasi semakin nyata. Pemerintah pusat resmi menetapkan dua ruas jalan tol di Provinsi Jambi sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Keputusan ini menegaskan posisi strategis Jambi sebagai simpul penting konektivitas Pulau Sumatera.
Penetapan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional, yang ditandatangani Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 24 September 2025. Dalam regulasi ini, pemerintah menetapkan 50 ruas jalan tol nasional sebagai tulang punggung konektivitas dan penggerak pertumbuhan ekonomi.
Dua ruas tol yang melintasi Provinsi Jambi dan masuk daftar PSN adalah Jalan Tol Betung (Simpang Sekayu)–Tempino–Jambi serta Jalan Tol Jambi–Rengat. Keduanya merupakan bagian tak terpisahkan dari mega proyek Tol Trans Sumatera yang dirancang menghubungkan wilayah Sumatera dari ujung selatan hingga utara.
Tol Betung–Tempino–Jambi menjadi penghubung vital antara Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi, membuka akses yang lebih cepat bagi arus barang, jasa, dan mobilitas masyarakat. Sementara itu, Tol Jambi–Rengat berfungsi sebagai koridor strategis yang menghubungkan Jambi dengan Provinsi Riau, dua wilayah dengan potensi ekonomi besar di Sumatera bagian tengah.
Lebih dari sekadar infrastruktur, kehadiran dua ruas tol ini menjadi simbol percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi. Waktu tempuh antardaerah dipangkas, biaya logistik ditekan, dan konektivitas kawasan semakin efisien. Dampaknya diharapkan merembet luas, mulai dari peningkatan daya saing industri, kelancaran distribusi hasil perkebunan dan pertanian, hingga terbukanya peluang investasi baru.
Dengan masuknya dua ruas tol Jambi ke dalam PSN, cita-cita menghadirkan Trans Sumatera yang kuat, terhubung, dan berdaya saing global semakin mendekati kenyataan. Jalan tol bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga menyatukan harapan menuju Sumatera yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Trans Sumatera hebat bukan lagi sekadar wacana, tetapi sedang dibangun, kilometer demi kilometer.(J24-AsenkLeeSaragih)

0Komentar