Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Gubernur Jambi Al Haris Minta BPOM Jambi Maksimalkan Pengawasan Lewat Aplikasi SIPelamban

 

Gubernur Jambi Al Haris saat menghadiri kegiatan terpadu Balai POM di Jambi meliputi Deklarasi Komitmen Zona Integritas Balai POM di Jambi, Launching Aplikasi Sistem Informasi Sampel Pelanggan BPOM Jambi dan Forum Grup Discussion (FGD) Jejaring Laboratorium Pengujian di Swissbell Hotel Jambi, Selasa (23/11/2020).(Foto: DiskominfoJambi)

Jambipos, Jambi-Gubernur Jambi H Al Haris meminta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi untuk lebih maksimal dalam melakukan pengawasan makanan dan obat-obatan yang beredar ditengah masyarakat lewat penggunaan Aplikasi SIPelamban BPOM Provinsi Jambi.

BPOM Jambi sudah menunjukkan niat baiknya mengajak pegawainya komitmen untuk menciptakan sebuah integritas di wilayah kerja Balai POM Jambi. Tentu dengan komitmen ini sampai ke bawahnya pun harus baik dan tentunya karena sudah waktunya kita berkomitmen apalagi Balai POM melayani masyarakat dan ini sangatlah kompleks.

Pegawai BPOM Provinsi Jambi harus mengawasi makanan dan minum warga luar biasa tentunya Balai POM di tengah keberadaan mereka dengan tanggung jawab yang berat ini. Mereka selalu ingin membenahi dirinya ya pelan-pelan memantapkan dirinya dan mereka juga bersinergi dengan Pemerintah dFaerah melayani masyarakat sebagai  Tugas Pokok dan Fungsi Balai POM tentunya.

Demikian penjelasan Gubernur Jambi Al Haris saat menghadiri kegiatan terpadu Balai POM di Jambi meliputi Deklarasi Komitmen Zona Integritas Balai POM di Jambi, Launching Aplikasi Sistem Informasi Sampel Pelanggan BPOM Jambi dan Forum Grup Discussion (FGD) Jejaring Laboratorium Pengujian di Swissbell Hotel Jambi, Selasa (23/11/2020).

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa aplikasi SIpelamban ini sangat membantu masyarakat dalam pelayanan dari BPOM ini.

"Aplikasi yang dibuat ini memudahkan pelayanan dimana aplikasi ini mudah di akses apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kita mengetahui bahwa sangat banyak di pasar-pasar yang kita anggap berbahaya dan itu tidak mungkin terseleksi oleh masyarakat. Karena disamping kemasan-kemasan yang sudah dibuat sedemikian rupa sehingga menarik hati orang untuk membelikannya. Sementara mereka tidak tahu apa isi dan kualitasnya sehingga sangat diharapkan peran dari Balai POM untuk memeriksa itu semua,"kata Al Haris.

“Mudah-mudahan dengan niat yang baik pada FGD hari ini Balai POM semakin kuat semakin tangguh dan semakin mempunyai jaringan yang kuat di tengah-tengah masa depan dan kami men-support acara ini tentunya,” katanya.

Sementara Kepala Balai POM Provinsi Jambi Ahmad Rifqi menjelaskan bahwa Indeks pelayanan publik di Balai POM di Jambi mengalamai peningkatan  dari 3.51 tahun 2020 dan 4.32 ditahun 2021, dan IKM dari 86.62tahun 2020 menjadi 89.02 di tahun 2021.

"Pada acara ini kami akan memperkenalkan, aplikasi yang diberi nama SiPelamban, aplikasi ini diharapkan dan ditujukan untuk  memudahkan pelanggan dalam permintaan pelayanan pengujian. Tidak perlu datang karena dapat melihat sertifikat, menentukan parameter sendiri yang mau diujikan, timeline lebih cepat dan tidak perlu mengantar ke Balai POM  Jambi," jelasnya. 

Pada kegiatan ini Gubernur Al Haris didampingi Kepala Baai POM Jambi Ahmad Rifqi, turut hadir pula Inspektorat Utama BPOM Pusat yang diwakili Wakil Ketua 3 dan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi.(JP-Asenk Lee Saragih)






Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar