Hadir dalam acara tersebut para Staf Ahli, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Kepala Bagian (Kabag), Camat dan Kades di lingkup Pemerintah Kabupaten Muarojambi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kabupaten Muarojambi, Junaidi H. Mahir yang membuka secara resmi acara tersebut menyampaikan bahwa Larwasda tahun ini mengusung tema "Penguatan Pengawasan Dalam Pengendalian Intern dan Akuntabilitas Kinerja yang Berintegritas Untuk Mewujudkan Maju Tata Kelola Pemerintahan".
"Gelar pengawasan ini bukan sekadar tugas teknis tahunan, melainkan ruang refleksi dan konsolidasi untuk memperkuat fungsi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sebagai penjamin kualitas (quality assurance) dan konsultan anti-korupsi," tegasnya.
Kabar menggembirakan disampaikan dalam forum tersebut. Pemerintah Kabupaten Muarojambi berhasil mencatatkan capaian signifikan dalam program Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK RI tahun 2025.
"Alhamdulillah, saat ini Kabupaten Muarojambi meraih skor pemenuhan MCP KPK sebesar 89%, yang menempatkan kita pada peringkat 2 tertinggi se-Provinsi Jambi. Ini membuktikan adanya perbaikan nyata dalam tata kelola pemerintahan kita dan menjadi semangat bahwa menjauhi korupsi adalah tindakan yang bermartabat," ungkap Sekda yang disambut apresiasi hadirin.
Meski meraih prestasi, Pemkab Muarojambi tetap menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan pada delapan area intervensi, mulai dari perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, hingga pengelolaan aset dan pelayanan publik. (Diskominfo Kabupaten Muarojambi, J24/FS).







0Komentar