Menurutnya persoalan sampah tidak boleh ditangani setengah-setengah dan harus ditangani secara serius, karena berdampak langsung pada kenyamanan dan kesehatan warga, ujar politisi Partai Golkar ini.
Dituturkannya bahwa masalah sampah ini harus ditangani secara serius dan menyeluruh. Masih ada titik-titik penumpukan sampah di berbagai tempat di Kota Jambi yang dikeluhkan masyarakat, ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” tegas Kemas Faried Alfarelly, Kamis (15/1/2026).
Disebutkan Ketua DPRD Kota Jambi, selain meningkatkan kesadaran masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) merupakan ujung tombak dalam penanganan sampah di wilayah Kota Jambi.
Karena itu, Kepala Dinas Lingkingan Hidup Kota Jambi diminta segera melakukan pembenahan, mulai dari sistem pengangkutan sampah, pengawasan di lapangan, hingga penindakan terhadap pelanggaran.
Lebih lanjut, Kemas Faried Alfarelly menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi, khususnya antara DLH, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta pihak terkait lainnya.
Menurutnya, penegakan aturan yang konsisten diperlukan agar memberikan efek jera bagi masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.
“Kunci keberhasilan penanganan sampah adalah kerja bersama. Koordinasi DLH dengan Satpol PP dan instansi terkait harus diperkuat agar aturan benar-benar ditegakkan,” ujarnya.
Kemas Faried juga menegaskan bahwa kemampuan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dalam memimpin salah satunya dapat diukur dari keberhasilannya menuntaskan persoalan sampah.
Ketua DPRD Kota Jambi berharap, dengan penanganan yang optimal, Kota Jambi dapat tetap terjaga kebersihannya serta menjadi kota yang sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat, tuturnya. (J24/Red).

0Komentar