Rakor ini mengusung tema, ”Sinergi Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas Menuju Kota Jambi Bahagia." Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, Anggota DPD RI Dra Hj Elviana, M.Si unsur Forkopimda Kota Jambi, jajaran dilingkungan Pemkot Jambi, Korwil BGN, Satgas MBG, BPOM, serta pimpinan yayasan SPPG dan Kepala SPPG Kota Jambi.
Makan Bergizi merupakan kebijakan unggulan Pemerintahan Pusat yang diinisiasi langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat dan berkualitas melalui peningkatan gizi dan menekan angka stunting yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Dalam keterangannya, Wali Kota Jambi Maulana menekankan bahwa Makan Bergizi Gratis (MBG) memerlukan kolaborasi kerja sama yang sangat luar biasa.
“Hari ini semua pihak bertemu, saya sebagai Kepala Daerah memfasilitasi untuk menjadi grup kecil, sesuai dengan problem dilapangan, seperti ketersediaan bahan pokok, berkaitan dengan regulasi dan kondisi real dilapangan,” tekannya.
Wali Kota menyebut sebagai tindak lanjut dalam menyukseskan program MBG ini, Pemkot Jambi telah membentuk Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 765 Tahun 2025 Tentang Pembentukan Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Jambi.
Adapun Ketuanya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi Drs H A Ridwan, M.Si, dengan Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi, Kapolresta Jambi dan Dandim 0415/Jambi sebagai Pembina.
“Intinya saya ingin sesegera mungkin balita, anak sekolah, ibu hamil dan ibu menyusui di Kota Jambi mendapatkan manfaat program MBG ini. Karena kita harus menjadi contoh sebagai Ibu Kota Provinsi Jambi,” ujar pendiri RS Ibu dan Anak Annisa di kawasan Kebun Handil Kota Jambi.
Menyukseskan program prioritas Nasional ini, Wali Kota Maulana menargetkan pertengahan tahun 2026 warga Kota Jambi sebanyak 275.738 sebagai target sasaran penerima manfaat MBG harus dapat tercapai.
“Targetnya bulan enam, 74 dapur yang ditargetkan dapat beroperasional untuk menyasar seluruh penerima manfaat program ini,” ungkap mantan Direktur RSUD H Abdul Manap Kota Jambi.
Dikesempatan ini, Maulana juga menyoroti pengaruh ketersediaan pangan akibat dari kebutuhan dapur SPPG. “Secara umum ketersediaannya di Kota Jambi aman, namun kita harus terus memantau keadaan agar Suplai dan Demandnya seimbang,” tutur mantan Wakil Wali Kota Jambi periode 2018-2023.
Dirinya juga tekankan Rapat ini adalah momentum baik agar bagaimana program ini bisa berjalan baik dan sukses. "Kita hanya ingin agar bagaimana program ini akselerasinya bisa berjalan cepat. Karena ini menyangkut dengan masa depan bangsa Indonesia,” pungkas suami Dr dr Hj Nadiyah Maulana, Sp.OG.
Dikesempatan yang sama, Anggota DPD RI, Elviana menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Jambi ini dalam mendukung percepatan program prioritas MBG di Kota Jambi.
“Ini acara yang luar biasa, karena Kota Jambi merupakan salah satu inisiator yang telah berinisiatif menggelar acara ini, sebagai ajang evaluasi seluruh pihak, karena kami Anggota DPD RI menjalankan fungsi dalam mengawasi APBN,” ucapnya.
“Saya tidak mau program ini tidak jalan di Jambi. Karena ini adalah kesempatan, khususnya bagi anak-anak generasi masa depan bangsa untuk menjadi lebih,” lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Satgas Percepatan MBG Kota Jambi, Asisten I Setda, Mulyadi mengatakan per Januari tahun 2026, di Kota Jambi telah terbentuk 38 dapur SPPG yang ditarget 74 SPPG. “Ini menunjukkan capaian 62 persen, yang saat ini 36 SPPG dalam pembangunan. Dan diprediksi akan melampaui target,” katanya.
Hingga saat ini, jelas Mulyadi, MBG di Kota Jambi telah menyasar total 94.302 orang penerima. Dengan rincian 1.120 orang Balita, 175 orang Ibu Hamil, 439 orang Ibu Menyusui dan 92.568 orang Peserta Didik.
Sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi yang dilakukan ini, turut dilakukan Penandatanganan Komitmen Bersama Tentang Percepatan Pelaksanaan MBG di Kota Jambi antara Pemerintah Kota Jambi, Satgas Percepatan MBG Kota Jambi bersama Korwil BGN, Ditributor Penyedia Bahan Pokok, serta Mitra dan Yayasan MBG Kota Jambi. (J24/Red).

0Komentar