Abel Gaesca Sandya.

Jambi, J24 - Abel Gaesca Sandya resmi terpilih sebagai Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi setelah unggul dalam proses pemilihan dengan perolehan 39 suara, mengalahkan pesaingnya yang memperoleh 28 suara.

Mahasiswa Fakultas Dakwah, Jurusan Manajemen Dakwah ini bukan sosok baru dalam dunia organisasi kampus. Sebelumnya, Abel pernah menjabat sebagai Gubernur Fakultas Dakwah, pengalaman yang kemudian mendorongnya untuk melangkah lebih jauh dengan mencalonkan diri sebagai Presiden Mahasiswa.

Keputusan itu, menurut Abel, lahir dari keresahan sekaligus harapan besar terhadap masa depan mahasiswa di kampus tersebut. Ia ingin menghadirkan perubahan serta membangun ruang yang lebih terbuka bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi.

“Alhamdulillah saya terpilih sebagai Presiden Mahasiswa UIN STS Jambi setelah melalui proses pemilihan. Saya memperoleh 39 suara sementara lawan mendapatkan 28 suara. Saya berjanji akan memberikan kebermanfaatan nyata bagi mahasiswa ke depan,” ujar Abel, Kamis (5/3/2026).

Warga Kota Jambi ini membawa visi menjadikan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN STS Jambi sebagai lembaga mahasiswa yang berkapasitas, berintegritas, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh mahasiswa dan mahasiswi.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Abel menyiapkan sejumlah misi strategis. Di antaranya memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan civitas akademika agar aspirasi mahasiswa dapat tersampaikan dengan baik serta kebijakan kampus dapat dikawal bersama.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi antar organisasi mahasiswa (ormawa) di lingkungan kampus. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar program kerja mahasiswa dapat memberikan dampak positif yang lebih luas.

Tak hanya itu, Abel juga menyiapkan sejumlah program unggulan yang dirancang lebih dekat dengan mahasiswa. Salah satunya adalah “Ormawa Ngopi Bareng Rektorat”, sebuah forum diskusi santai antara pimpinan kampus dan perwakilan organisasi mahasiswa.

Program ini diharapkan menjadi ruang dialog yang terbuka, di mana mahasiswa dan pihak kampus dapat duduk bersama membahas berbagai persoalan serta solusi bagi kemajuan kampus.

“Ini bukan forum tegang atau tempat saling menyalahkan, tetapi ruang duduk bersama, minum kopi, dan berbicara secara terbuka tentang aspirasi, kebijakan, serta solusi untuk kampus yang lebih baik,” jelasnya.

Selain itu, Abel juga merancang Ormawa Edukasi Festival, sebuah festival kolaborasi antar organisasi mahasiswa yang akan menghadirkan expo, mini seminar, serta workshop dalam suasana santai dan inspiratif.

Program lainnya adalah SAHABAT (Satu Hari Aksi Baik Terpadu), sebuah gerakan sosial mahasiswa yang dilaksanakan dalam satu hari penuh sebagai momentum berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan kampus.

Melalui berbagai program tersebut, Abel berharap DEMA UIN STS Jambi dapat menjadi wadah yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa.

“Saya ingin mengoptimalkan fungsi DEMA UIN STS Jambi dan merangkul seluruh mahasiswa untuk bersama-sama membangun kampus yang lebih baik,” tutupnya.(J24-Rel)