Dalam kunjungannya ke kantor Baznas Kabupaten Muarojambi, Bupati tidak hanya sekadar menyetorkan zakat pribadi, tetapi juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran di bawahnya. Ia menghimbau kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Muarojambi untuk melakukan hal serupa.
Optimalisasi Penyaluran Zakat
Menurut Bupati, penyaluran zakat melalui lembaga resmi seperti Baznas sangat penting untuk memastikan pendistribusiannya memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Muarojambi.
"Kami menginstruksikan seluruh ASN dan PPPK di Muarojambi agar menyalurkan zakat fitrahnya melalui Baznas. Ini adalah upaya kita bersama untuk memastikan zakat dikelola secara profesional dan benar-benar sampai ke tangan mustahik (penerima zakat) di daerah kita," ujar Bupati.
Poin Penting Himbauan Bupati:
Keteladanan ASN: Pejabat publik diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat umum dalam ketaatan berzakat.
Pemerataan Ekonomi: Zakat yang terkumpul akan dialokasikan untuk program pengentasan kemiskinan dan bantuan sosial di tingkat kabupaten.
Transparansi: BAZNAS menjamin pelaporan yang akuntabel sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
Ketua Baznas Kabupaten Muarojambi menyambut baik langkah proaktif bupati tersebut. Pihaknya menyatakan siap melayani lonjakan penyaluran zakat dari para pegawai pemerintahan menjelang Idul Fitri tahun ini.
Dengan adanya himbauan ini, diharapkan perolehan zakat fitrah tahun 2026 di Kabupaten Muarojambi dapat meningkat dibanding tahun sebelumnya, guna mendukung kesejahteraan umat secara lebih merata. (Diskominfo Muarojambi, J24/FS).










0Komentar