Jambi, J24 - Kondisi depo sampah di Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi, memicu sorotan serius dari DPRD Kota Jambi. Tumpukan sampah yang berserakan bahkan meluber hingga ke badan jalan dinilai sebagai bukti lemahnya pengelolaan sampah oleh pihak terkait.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, bersama Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Umar Faruk turun langsung meninjau lokasi pada Sabtu (7/3/2026) sore setelah menerima banyak keluhan dari masyarakat sekitar.

Di lapangan, kondisi depo sampah terlihat memprihatinkan. Tumpukan sampah menggunung, sebagian berserakan di area sekitar depo, bahkan meluber hingga ke jalan. Bau menyengat pun tercium kuat, membuat warga sekitar harus menahan ketidaknyamanan setiap hari.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai kinerja pengelolaan sampah di Kota Jambi. Pasalnya, depo yang seharusnya menjadi titik pengumpulan sementara justru berubah menjadi sumber masalah lingkungan.

Melihat kondisi tersebut, Kemas Faried tidak tinggal diam. Ia langsung meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi segera bertindak cepat dan tidak membiarkan persoalan ini berlarut-larut.

“Saya sudah instruksikan DLH Kota Jambi untuk segera mengurai tumpukan sampah di sini. Jangan sampai warga dipaksa hidup di tengah bau busuk akibat keterlambatan pengangkutan,” tegas Kemas Faried.

Menurutnya, persoalan sampah tidak boleh dianggap sepele. Selain merusak kenyamanan lingkungan, tumpukan sampah juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa depo sampah seharusnya dikelola secara disiplin dan terjadwal, bukan dibiarkan menumpuk hingga mengganggu aktivitas warga.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Umar Faruk juga menyampaikan kekecewaannya atas kondisi depo tersebut. Ia menilai tumpukan sampah yang meluber hingga ke badan jalan menjadi indikasi bahwa pengangkutan sampah tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Ini terlihat seperti sudah lama tidak diangkut. Kondisi seperti ini jelas tidak bisa dibiarkan. Pihak terkait harus serius memperhatikan persoalan ini,” ujarnya.

Umar Faruk menegaskan DPRD akan terus mengawasi dan mendorong instansi terkait agar lebih serius dalam menangani persoalan sampah di Kota Jambi. Menurutnya, masalah klasik seperti ini seharusnya tidak terus berulang jika sistem pengelolaan berjalan dengan baik.

DPRD Kota Jambi pun mendesak Dinas Lingkungan Hidup segera turun tangan membersihkan tumpukan sampah di depo Olak Kemang serta memperbaiki sistem pengangkutan sampah agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Jika tidak ditangani dengan serius, bukan hanya kenyamanan warga yang terganggu, tetapi juga citra pengelolaan lingkungan Kota Jambi yang dipertaruhkan. (JPO-ADF-FS)