Medan, J24 - Suasana di kawasan Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung mendadak heboh pada Kamis malam, 12 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Warga dikejutkan dengan penemuan jasad seorang mahasiswi di dalam kamar kos.

Korban diketahui bernama Maria Agustina Naibaho (22), mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) yang berasal dari Kota Tebing Tinggi. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah menimbulkan bau tidak sedap dari dalam kamar.

Penemuan itu bermula ketika kekasih korban, Sanggam Elroi Marbun (21), datang ke kos untuk menemuinya. Namun pintu kamar korban terkunci dari dalam dan tidak ada jawaban meski sudah dipanggil berulang kali.

Merasa ada yang tidak beres, Sanggam kemudian meminta bantuan beberapa rekannya, yakni Johannes JM Sinaga, Hardi, dan Francen Purba. Mereka akhirnya sepakat mendobrak pintu kamar.

Begitu pintu terbuka, para saksi langsung mencium bau menyengat dan mendapati Maria Agustina Naibaho sudah tidak bernyawa.

“Setelah menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, para saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kos, pihak kelurahan, dan Polsek Medan Tembung,” ujar Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan, Jumat, 13 Maret 2026.

Mendapat laporan itu, personel Polsek Medan Tembung bersama Tim Inafis Satreskrim Polrestabes Medan yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Parulian Sitanggang langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Polisi menyebut korban ditemukan dalam posisi telentang di dalam kamar. Meski demikian, dari pemeriksaan awal tim medis dan Inafis, belum ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan indikasi penganiayaan,” jelas Ras Maju Tarigan.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Medan untuk pemeriksaan medis lebih lanjut. Polisi juga telah meminta keterangan sedikitnya lima orang saksi, termasuk Lurah Sidorejo Daniel Simanjuntak.

Hingga kini, penyebab pasti kematian mahasiswi tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian korban. (Berbagai Sumber, J24/FS).