Jambi, J24 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menggelontorkan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk membantu pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kota Sungai Penuh. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi dalam membantu Pemerintah Daerah mengatasi persoalan pengelolaan sampah.

"Sampah ini sudah menjadi persoalan serius Kota Sungai Penuh, oleh karena itu sudah selayaknya kita (Pemprov) mencarikan solusi dengan membangun TPA ini," ungkap Gubernur Jambi Al Haris dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/3/2026).

Dituturkan Al Haris, Pembangunan TPA tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di Kota Sungai Penuh. Selama ini, persoalan sampah menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta keberlanjutan tata kelola kota.

Selain Pembangunan fasilitas TPA, Pemerintah Provinsi Jambi juga memberikan izin penggunaan lahan seluas 4,3 hektar di kawasan tersebut.

Al Haris mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jambi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh, khususnya dalam penanganan sampah.

"Sudah kita anggarkan melalui dinas PUTR Provinsi sebesar tiga miliar, selain itu juga kita memberikan izin penggunaan lahan HP seluas 4,3 hektar", ujar Al Haris

Al Haris menegaskan bahwa dukungan anggaran tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi untuk membantu daerah Kabupaten dan Kota dalam meningkatkan infrastruktur pelayanan dasar bagi masyarakat, termasuk dalam sektor pengelolaan sampah.

Dengan adanya pembangunan TPA yang lebih representatif, diharapkan sistem pengelolaan sampah di Kota Sungai Penuh dapat berjalan lebih baik, terorganisir, dan ramah lingkungan. 

Selain itu, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu menampung volume sampah yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat.

Al Haris mendorong agar pembangunan TPA tersebut tidak hanya menjadi lokasi pembuangan akhir semata, tetapi juga dapat dikelola dengan sistem yang lebih modern dan berkelanjutan. 

Salah satunya dengan penerapan konsep pengelolaan sampah terpadu yang memungkinkan proses pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai ekonomi.

"Ini bagian dari tugas saya sebagai pemimpin untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, termasuk persoalan sampah yang saat ini menjadi perhatian di Kota Sungai Penuh," tambahnya.

Saat ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh tengah menghadapi dilema dalam menangani persoalan sampah akibat keterbatasan fasilitas tempat pembuangan akhir. Kondisi tersebut menyebabkan penanganan sampah di daerah tersebut belum berjalan secara maksimal.

Dengan adanya bantuan dari Pemerintah Provinsi Jambi, diharapkan pembangunan TPA baru dapat segera terealisasi sehingga persoalan sampah dapat tertangani dengan lebih baik.

Wali Kota Sungai Penuh, Alvin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jambi atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada daerahnya.

"Pemkot Sungai Penuh berharap pembangunan TPA tersebut dapat segera direalisasikan sehingga persoalan pengelolaan sampah yang selama ini menjadi perhatian masyarakat dapat ditangani secara lebih optimal," kata Alfin.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam upaya mempercepat penyelesaian permasalahan sampah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

"Kita sangat bersyukur atas bantuan Pak Gubernur ini, semoga ini dapat mempercepat penyelesaian persoalan sampah yang selama ini menjadi dilema Kota Sungai Penuh," kata Alfin. (J24/Red).