Jambi, J24 - Warga kawasan Tanjung Lumut, Kota Jambi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di aliran air di bawah jembatan pada Sabtu (14/3/2026). Korban diketahui berprofesi sebagai pemulung dan hingga kini identitasnya masih belum diketahui.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petugas kebersihan bernama Suryano. Ia mengatakan, penemuan itu bermula ketika adiknya hendak mencuci kaki di aliran air di bawah jembatan.
“Adik saya mau cuci kaki. Pas dia lihat ke bawah dari jembatan, dia melihat ada mayat,” kata Suryano.
Menurut Suryano, saat dirinya mulai bekerja sekitar pukul 06.00 WIB, korban belum terlihat di lokasi tersebut. Namun sekitar pukul 11.00 WIB, adiknya yang berada di sekitar jembatan justru mendapati korban sudah dalam kondisi mengapung.
“Jam enam pagi belum ada. Sekitar jam sebelas siang adik saya kaget karena melihat ada mayat,” ujarnya.
Ia menambahkan, korban kerap terlihat memulung di tempat pembuangan sampah sementara di kawasan Tanjung Lumut. Korban juga diduga tinggal tidak jauh dari lokasi dengan menggunakan terpal sebagai tempat berteduh.
Setelah mengetahui adanya penemuan mayat tersebut, Suryano segera melaporkan kejadian itu kepada ketua RT setempat. Laporan kemudian diteruskan ke pihak kepolisian dari Polsek Jambi Selatan.
Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi mengapung di aliran air tepat di bawah jembatan tanpa mengenakan busana.
Kapolsek Jambi Selatan, Kompol Helrawaty Siregar, mengatakan pihaknya telah mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini korban sudah kita evakuasi ke RS Bhayangkara. Untuk penyebab meninggal dunia masih dalam penyelidikan dan identitas korban juga belum diketahui,” kata Helrawaty.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban serta mengidentifikasi identitasnya. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor guna membantu proses identifikasi.(J24-Red)

0Komentar