Keluarga Besar Pelanggan Kolam Pemancingan Kolam R&R Kotabaru Jambi Berduka, Atas Meninggalnya Ibu Painem Binti Ponirin 

Jambi, J24 - Duka mendalam menyelimuti keluarga Yuni Dona di Kota Jambi, ketika ibu tercinta Ibu Painem Binti Ponirin akhirnya berpulang setelah bertahun-tahun berjuang melawan sakit yang dideritanya. Kepergian almarhumah tidak hanya meninggalkan kehilangan, tetapi juga kisah panjang tentang cinta, kesabaran, dan pengorbanan tanpa syarat dari anak dan cucunya.

Selama bertahun-tahun, sang ibu dirawat penuh kasih oleh putrinya sendiri, yang dengan setia mendampingi setiap fase kehidupan ibundanya, dari masa sehat hingga kondisi yang semakin melemah.

Tidak hanya itu, cucunya Ratu, Rehan, Rizki juga turut menjadi bagian dari perjalanan penuh haru tersebut, merawat dan menemani sang nenek dengan ketulusan yang jarang ditemukan di zaman yang serba sibuk ini.

Hari-hari mereka diisi dengan rutinitas yang mungkin sederhana bagi orang lain, namun penuh makna, menyuapi, menemani beristirahat, hingga memastikan sang ibu tetap merasa dicintai di tengah keterbatasan fisik yang dialaminya. Semua dilakukan bukan karena kewajiban semata, tetapi karena ikatan batin yang begitu kuat.

Kepergian sang ibu menjadi pukulan emosional yang mendalam. Bagi sang anak, kehilangan ini bukan sekadar kehilangan orang tua, tetapi juga sosok yang telah menjadi bagian dari setiap langkah hidupnya sejak kecil. Sementara bagi sang cucu, kepergian sang nenek meninggalkan ruang kosong yang sulit digantikan, sosok yang selama ini menjadi tempat berbagi kasih dan perhatian.

Dalam ungkapan duka yang disampaikan keluarga, tersirat keikhlasan yang lahir dari perjalanan panjang merawat dengan cinta. Mereka meyakini bahwa segala pengorbanan dan kasih sayang yang telah diberikan menjadi bagian dari bakti yang tak ternilai.

Momen terakhir kebersamaan pun kini menjadi kenangan yang terus hidup. Setiap detik yang pernah dilalui bersama seolah menjadi pengingat bahwa cinta sejati tidak pernah sia-sia, meskipun harus berakhir dengan perpisahan.

Kepergian almarhumah menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa di balik kesibukan dunia, masih ada nilai-nilai ketulusan, kesetiaan, dan kasih sayang keluarga yang begitu kuat. Sebuah kisah yang diam-diam mengajarkan bahwa merawat orang tua bukan hanya tentang tanggung jawab, tetapi tentang cinta yang diwujudkan dalam tindakan nyata.

Keluarga berharap doa dari semua pihak agar almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta segala amal ibadahnya diterima dengan penuh rahmat.

Kenangan Indah

Keluarga Besar Pelanggan Kolam Pemancingan Kolam Pemancingan R&R Paal 6 Kotabaru Kota Jambi Turut Berdukacita Atas Berpulangnya Ibu Painem Binti Ponirin, Ibunda dari Yuni Dona, Owner Kolam R&R Paal 6 Kotabaru Jambi. 

Ibu Mertua dari Abdul Rafiq ini tutup usia pada Kamis 9 April 2026. Cucunya Ratu sangat kehilangan atas berpulangnya Nenek terkasih, yang selalu dirawatnya dan disayanginya dari Nenek sehat hingga sakit menahun.

Yuni Dona memberikan kabar Dukacita ini lewat akun FBnya dan mengirimkan bersama Yati Rambe, Amdani Dani, Apriani Sasmita dan Mas Misman.

"Innalillahi Wainnailaihi Raziun, telah berpulang ke Rahmatullah mamak kami yang bernama Almrh Painem tutup usia pada hari Kamis tanggal 9 April 2026. Banyak sekali memori kenangan bersama mamak saya selama hidup. Sedari kecil saya dibesarkan sampai saat ini bisa mengurus mamak dari yang sehat walafiat sampai sakit yang menahun. Alhamdulillah dengan kesabaran dan keikhlasan pastinya,sampai bisa melepaskan mamak kembali kepadaNya Allah SWT," ucap Yuni Donna.

"Sekali lagi terimakasih mamak sudah membesarkan kami dengan kasih sayangmu yang tulus. Alhamdulillah-nya lagi sebelum mamak pergi sempat kemarin pas lebaran, anak,cucu serta adik mamak dari Medan berkunjung ke Jambi untuk melihat mamak. Mungkin ini firasat mamak mau pergi makanya saudara yang sudah belasan tahun ngak pernah ketemu mamak akhirnya ketemu walaupun itu pertandan pertemuan terakhir,"ujarnya. 

"Terimakasih untuk Iyuk Yati sekeluarga dan Bapak Ucok sekeluarga yang sudah menyempatkan diri datang melihat mamak. Sakarang mamak sudah gak ada, dan ini malam ke 3 mamak. Alhamdulillah banyak yang mendoakan mamak. Semoga amal ibadah mamak diterima disisi Allah SWT, Aamiin YrA. Sekalian memberitahu keluarga,tetangga mamak yang ada dikampung tahu bahwa mamak udah ngak ada lagi," tulis Yuni Donna, Sabtu (11/4/2026) malam.

"Kami Keluarga Radesman Saragih, Asenk Lee Saragih menyampaikan Dukacita Mendalam Atas Berpuangnya Ompung. Semoga Keluarga Yang Ditinggal Ompung Tabah, Tegar dan Diberikan Penghiburan Oleh Tuhan Maha Pengasih. Banyak Kenangan Bersama Ompung Ini Setiap Kami Mancing di Kolam R&R Paal 6 Kotabaru Jambi, Saat Sehat. Tapi Saat Sakit Jarang Keluar Ruhan Karena Penglihatannya Terganggu Akibat Sakit. Selamat Jalan Ompung......,". (Asenk Lee Saragih).  

Video FB Yuni Dona