Muarojambi, J24 - Di Kabupaten Muarojambi masalah distribusi air bersih tak kunjung tuntas. Walaupun sudah beberapa kali berganti pimpinan, kinerja Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Muarojambi dinilai belum menunjukkan perbaikan berarti.

Anggota DPRD Muarojambi, Usman Halik, menyebut gangguan distribusi air yang dialami masyarakat sudah berlangsung lama dan terus berulang. Bahkan, menurutnya, kondisi tersebut kini semakin memburuk.

“Ganti direktur berkali-kali tidak membawa perubahan signifikan. Persoalan air ini terus berulang dan sekarang justru makin parah,” ungkap politisi PDIP, Selasa 5/5/2026).

Ia memaparkan, Perumda Tirta Muaro Jambi telah beberapa kali mengalami pergantian pucuk pimpinan, mulai dari Budi, Elis Pirsada, Zulkifli, hingga kini dipimpin Nazaria. Namun, pergantian tersebut belum berdampak nyata terhadap kualitas layanan kepada masyarakat.

Usman juga menyoroti penggunaan anggaran yang telah digelontorkan pemerintah daerah untuk mendukung operasional Perumda. Menurutnya, besarnya dukungan anggaran tidak sebanding dengan hasil yang dirasakan masyarakat.

“Anggaran sudah ada, tapi pelayanan belum juga membaik. Ini yang perlu dievaluasi serius,” tegas Dapil 2 meliputi wilayah Kumpeh dan Kumpeh Ulu.

Akibat buruknya distribusi air, warga harus menghadapi kondisi air tidak mengalir hingga berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Situasi ini memaksa masyarakat mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air bersih. “Masyarakat jadi terbebani karena harus beli air dengan harga lebih mahal,” ujarnya.

Keluhan warga pun terus bermunculan, bahkan dilaporkan hingga ke lembaga perlindungan konsumen. Hal ini menunjukkan persoalan air bersih di Muarojambi sudah menjadi isu serius yang membutuhkan penanganan cepat.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Muarojambi mulai mengambil langkah. Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan upaya pembenahan melalui evaluasi dan rencana revitalisasi Perumda. "Sedang disiapkan revitalisasi,” singkat politisi PAN ini. (J24/Red).