Lima Warga Jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi, Resort Jambi, Distrik VI memperkuat Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Jambi untuk Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 Papua Barat, Juni 2026. Lima Jemaat itu yakni Sy Hormaita Br Purba, Orwentina Br Matondang, Jona Kyla Br Purba, Sy Afrin Saut Girsang dan C.St Filmon Lingga.
JAMBI, J24 – Kehadiran lima warga jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi, Resort Jambi, Distrik VI, dalam Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Jambi menjadi bukti kontribusi gereja dalam mendukung pembinaan seni musik gerejawi di daerah. Kelima jemaat tersebut akan menjadi bagian dari kontingen Provinsi Jambi pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 yang akan digelar pada 20 – 28 Juni 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Lima jemaat GKPS Jambi yang dipercaya memperkuat kontingen tersebut adalah Sy Hormaita Br Purba, Orwentina Br Matondang, Jona Kyla Br Purba, Sy Afrin Saut Girsang, dan C.St Filmon Lingga.
Mereka tergabung dalam rombongan berjumlah 83 peserta yang akan mewakili Provinsi Jambi pada perhelatan nasional yang mempertemukan para penyanyi, pemusik, dan pelayan musik gerejawi dari berbagai provinsi di Indonesia.
Keikutsertaan lima jemaat GKPS Jambi ini bukanlah sesuatu yang datang secara instan. Mereka selama ini dikenal aktif dalam berbagai pelayanan gerejawi, khususnya di bidang musik dan paduan suara.
Keterlibatan mereka dalam kontingen daerah menunjukkan bahwa pembinaan talenta musik gereja yang dilakukan secara berkelanjutan di tingkat jemaat mampu menghasilkan sumber daya yang siap bersaing di tingkat nasional.
Pesparawi sendiri merupakan agenda nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan musik gerejawi sekaligus mempererat persaudaraan antarumat Kristiani di Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi, Pesparawi juga menjadi wadah pengembangan spiritualitas, kreativitas, dan kapasitas pelayanan para peserta melalui seni musik gereja.
Bagi GKPS Jambi, keterwakilan lima jemaat dalam kontingen Provinsi Jambi menjadi kebanggaan tersendiri. Di tengah keberagaman denominasi gereja yang ada di Provinsi Jambi, kehadiran mereka menunjukkan bahwa warga GKPS turut mengambil bagian dalam mendukung prestasi daerah di bidang seni budaya keagamaan.
Kepercayaan yang diberikan kepada kelima jemaat tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab untuk menampilkan kemampuan terbaik selama mengikuti rangkaian kegiatan Pesparawi Nasional XIV. Persiapan yang matang, disiplin latihan, serta kekompakan tim menjadi faktor penting dalam menghadapi peserta dari berbagai provinsi yang juga telah melakukan pembinaan secara intensif.
![]() |
| Bertolak dari Bandara STS Jambi, Rabu (17/6/2026). |
Selain membawa nama Provinsi Jambi, para peserta juga membawa harapan masyarakat gereja yang ingin melihat seni musik gerejawi terus berkembang sebagai sarana pelayanan dan kesaksian iman. Karena itu, keberangkatan kontingen tidak hanya dipandang sebagai partisipasi dalam sebuah perlombaan, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian melalui talenta yang dimiliki.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk gereja, keluarga, dan pemerintah daerah, Kontingen Pesparawi Provinsi Jambi diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik pada Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat.
Kehadiran lima jemaat GKPS Jambi dalam kontingen tersebut menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan generasi pelayan musik gereja di daerah terus berjalan dan memberikan kontribusi nyata bagi Provinsi Jambi di tingkat nasional.
Gubernur Jambi Lepas Kontingen Provinsi Jambi
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Mahbub Daryanto bersama Pembimbing Masyarakat Kristen, Roberson Pakpahan menghadiri Pelepasan Kontingen Jambi yang akan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawil (Pesparawi) XIV beberapa hari lalu di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.
Gubernur Jambi, Al Haris menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh peserta, pelatih, dan pengurus kontingen yang akan mewakili Jambi di tingkat nasional.
Al Haris menyebutkan bahwa Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah pembinaan mental dan spiritual bagi umat Kristiani, khususnya Protestan.
"Ajang lomba seperti ini sangat baik karena mengajarkan anak-anak kita, khususnya umat Kristen Protestan, bagaimana mereka menguasai lagu-lagu yang bernapaskan kitab suci," ujar beliau.
Sekaligus mengungkapkan rasa optimistis kontingen Pesparawi Jambi mampu memberikan penampilan terbaik. Para peserta telah melalui proses pelatihan yang panjang dan penuh pengorbanan sehingga memiliki bekal yang cukup untuk bersaing di tingkat nasional.
Al Haris juga berpesan agar seluruh anggota kontingen tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadi duta daerah yang menunjukkan sikap santun, disiplin, serta mampu membangun persahabatan dengan peserta dari berbagai provinsi. Al Haris menaruh harapan agar kontingen Jambi dapat menjaga nama baik daerah serta mampu bersaing secara sehat untuk membawa pulang prestasi yang membanggakan.
“Saya berharap seluruh peserta dapat menjadi duta daerah yang menunjukkan sikap santun, disiplin, rendah hati, serta membangun persahabatan dengan peserta lain dari seluruh penjuru Indonesia,” kata Al Haris.
Perhelatan Pesparawi XIV tersebut akan diselenggarakan pada 20 – 28 Juni 2026 mendatang di Manokwari, Papua Barat. Dan kontingen provinsi Jambi sendiri akan berangkat menuju daerah yang dijuluki Pulau Kepala Burung atau Bumi Kasuari tersebut.
Kontingen Jambi yang mengikuti Pesparawi 2026 ini sebanyak 83 orang, dimana 72 peserta di antaranya merupakan penyanyi, dirigen, pelatih, dan pemain musik didampingi para ofisial akan bertolak ke Manokwari dan menyatakan kesiapan diri mengikuti 10 (sepuluh) cabang perlombaan dari 12 cabang yang diperlombakan.
Adapun kesepuluh cabang perlombaan yang akan diikuti oleh kontingen provinsi Jambi adalah Paduan Suara Remaja Pemuda, Paduan Suara Dewasa Campuran, Paduan Suara Pria, Paduan Suara Wanita, Vocal Group Remaja dan Pemuda, Musik Gereja Nusantara (MGN), Solo Anak Usia 7 – 10 tahun, Solo Anak Usia 11 – 15 tahun, Solo Remaja Putra, dan Solo Remaja Putri.
Kakanwil melalui Pembimas Kristen, Roberson Pakpahan menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh anggota kontingen yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. DIrinya mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai iman, sportivitas, persaudaraan, disiplin, serta menjaga nama baik provinsi Jambi.
Pembimas Kristen berujar bahwa ajang Pesparawi ini merupakan kesempatan untuk mempererat persatuan dan kerukunan umat Kristen di Indonesia dalam sebuah kebersamaan.
Sementara pada 16 Juni 2026 kemarin, juga telah dilaksanakan Ibadah bersama seluruh peserta Pesparawi Nasional XIV Kontingen Pesparawi Provinsi Jambi dan ibadah pemberangkatan tim dan official serta pendamping yang didoakan oleh Praeses HKBP Distrik XXV Jambi Pdt. Kamson RA Pasaribu, M,Th.
Kesempatan ini juga diisi acara ramah tamah peserta juga mengadakan pemberian vitamin bagi semua peserta dan tim berupa vitamin suntikan. Perjalanan kami akan dimulai besok dari bandara Sultan Thaha Jambi menuju Monokowari Papua Barat dengan transit di beberapa daerah lainnya.
"Kiranya Tuhan Yesus memberkati seluruh kami, memberi kesahatan badan dan suara juga sehehatuan semua tim terlebih seluruh peserta. Tuhan sertai sepanjang perjalanan kami, memberkati seluruh moda transportasi yang kami gunakan hingga tiba di Papua Barat penuh sehat dan sukacita," ujar Sy Afrin Saut Girsang. (J24-AsenkLeeSaragih)
.jpg)
.jpeg)
.webp)
0Komentar