Muarojambi, J24 - Bupati Muarojambi Dr. Bambang Bayu Suseno menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan daerah berbasis lingkungan bersih, pendidikan berkarakter, dan layanan kesehatan yang lebih baik. 

Hal tersebut disampaikan Bambang Bayu Suseno saat mengikuti rangkaian Kursus Pengelolaan Pemerintahan Daerah atau KPPD di BPSDM Kemendagri, Selasa (21/7/2026).

Pelatihan yang telah berjalan satu minggu ini diikuti Bupati untuk menambah bekal dalam membangun Muarojambi ke depan.

“Tidak terasa latihan KPPD ini sudah berjalan 1 Minggu. Semoga apa yang saya ikuti ini semua bisa diimplementasikan di kabupaten yang saya pimpin, yakni Bumi Sailun Salimbai,” ujar Bupati Dr. Bambang Bayu Suseno.

Dalam KPPD kali ini, sejumlah materi strategis menjadi fokus. Materi pertama mengangkat tema pengelolaan lingkungan berkelanjutan. 

Pemateri dari National Environment Agency membahas praktik pengelolaan sampah, ruang hijau, dan keberlanjutan lingkungan yang dinilai relevan untuk mendorong Muaro Jambi menjadi kabupaten yang bersih, hijau, dan lestari.

Materi berikutnya membahas pengembangan perumahan dan tata kota. Disampaikan oleh Deputy Director dan Practice Professor NUS Cities, College of Design and Engineering NUS, sekaligus mantan Deputy CEO Housing and Development Board. Pembahasan ini diharapkan menjadi referensi dalam menata kawasan permukiman di Muaro Jambi agar layak huni, nyaman, dan terintegrasi.

Untuk penguatan sumber daya manusia, Rektor ITB Prof Dr Ir Tatacipta Dirgantara, MT menyampaikan materi Transformasi Pendidikan dan Pengembangan SDM Berkarakter. 

Bupati Muarojambi Bambang Bayu Suseno menyebut penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci agar program pembangunan di Kabupaten Muarojambi berjalan efektif.

Fokus lain yang dibahas adalah sistem layanan kesehatan. Prof Dr dr Siti Fadilah Supari, Sp.JP (K), Menteri Kesehatan RI 2004-2009, memaparkan pendekatan holistik dalam transformasi layanan kesehatan. Materi ini menyoroti penguatan layanan kesehatan dasar hingga rujukan di daerah.

Sepanjang kegiatan, Bupati Muarojambi didampingi unsur Lemhannas, Kemendagri, dan PYC. Ia menegaskan seluruh ilmu dan pengalaman dari para narasumber akan dikaji untuk disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi daerah. (Diskominfo Muarojambi, J24/FS).