Jambi, J24-Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Provinsi Jambi 2026 resmi berakhir. Ajang yang berlangsung sejak 25 hingga 31 Agustus 2026 itu tidak hanya menjadi arena kompetisi antaratlet wartawan, tetapi juga menjadi bagian dari proses penjaringan dan pembinaan atlet PWI Jambi untuk menghadapi ajang olahraga wartawan tingkat nasional.
Porwada ditutup Wali Kota Jambi yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr H Mulyadi, S.Pd., M.Pd., di halaman Sekretariat PWI Provinsi Jambi, Jalan Jakarta, kawasan Ujung Kotabaru, Kota Jambi, Selasa (1/9/2026).
Dalam sambutannya, Mulyadi menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Jambi terhadap pelaksanaan Porwada SIWO PWI Jambi. Menurut dia, kegiatan olahraga yang melibatkan insan pers tersebut memiliki arti penting, bukan hanya dari sisi kompetisi, tetapi juga dalam mendorong wartawan untuk tetap menjaga kebugaran dan sportivitas.
“Kami dari Pemerintah Kota Jambi mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada SIWO PWI yang sukses melaksanakan Porwada. Semoga atlet-atlet PWI mampu berjuang di tingkat nasional dalam ajang Porwanas tahun 2026 di Bandar Lampung,” ujar Mulyadi.
Ketua PWI Provinsi Jambi, H R Ridwan Agus Depati, mengatakan Porwada merupakan salah satu tahapan penting untuk menjaring atlet-atlet wartawan yang nantinya dipersiapkan memperkuat kontingen PWI Jambi pada ajang nasional.
Ia meminta para atlet yang berhasil meraih prestasi tidak berhenti pada kemenangan di Porwada. Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi awal dari proses latihan yang lebih serius dan terukur.
“Saya berharap atlet wartawan yang sudah berjuang dan berhasil agar tetap berlatih bersungguh-sungguh untuk siap bertanding di ajang Porwanas mendatang,” kata Ridwan Agus.
Ia juga mengingatkan atlet yang belum berhasil meraih juara agar tidak menjadikan kekalahan sebagai alasan untuk menjauh dari organisasi.
Menurut Ridwan Agus, kompetisi merupakan bagian dari proses pembentukan mental seorang atlet. Kekalahan, kata dia, semestinya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan, sekaligus tetap menjaga kebersamaan di lingkungan PWI.
“Bagi atlet wartawan yang belum beruntung, jangan menjadikan kekalahan dalam bertanding sebagai cambuk dan momok untuk menjauhkan diri dari kebersamaan. Tetaplah dalam kesatuan dan kebersamaan berorganisasi di PWI,” ujarnya.
KONI Dorong Pembinaan Berkelanjutan
Dukungan terhadap pembinaan atlet wartawan juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi.
Ketua KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menilai Porwada SIWO PWI memiliki peran strategis karena menjadi wadah untuk menjaring sekaligus mempersiapkan atlet PWI menghadapi kompetisi nasional.
Mat Sanusi menyebut pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan. Prestasi olahraga, menurut dia, membutuhkan proses panjang, latihan berkelanjutan, dukungan fasilitas, serta pendanaan yang memadai.
“Pembinaan atlet tidak gampang dan tidak instan untuk mencapai satu prestasi di bidang olahraga,” tegasnya.
Karena keterbatasan anggaran, Mat Sanusi mendorong pengurus SIWO PWI Jambi untuk membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk mencari dukungan dari pihak swasta melalui pola bapak angkat.
“Saya mengimbau kepada pengurus SIWO PWI, mari bersama-sama karena SIWO juga di bawah naungan KONI. Meski anggaran yang tersedia sangat minim, kita mencari bapak angkat untuk membiayai dan membangun kegiatan olahraga di Provinsi Jambi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberlanjutan pembinaan atlet menjadi pekerjaan berikutnya setelah Porwada selesai. Kompetisi hanya menjadi tahap awal, sementara peningkatan kemampuan atlet membutuhkan program latihan yang konsisten dan dukungan sarana olahraga.
Tiga Cabang, Dua Dipertandingkan
Porwada SIWO PWI Provinsi Jambi 2026 mempertandingkan dua cabang olahraga, yakni domino dan tenis meja. Sementara cabang catur yang semula direncanakan masuk dalam agenda akhirnya tidak dipertandingkan.
Pertandingan domino dipusatkan di halaman Sekretariat PWI Provinsi Jambi. Cabang ini mendapat partisipasi cukup besar, baik dari atlet wartawan anggota PWI maupun mitra organisasi.
Pertandingan domino dibagi dalam kategori perseorangan dan berpasangan.
Untuk kategori perseorangan, juara pertama diraih Yasmin Simamora, disusul Firdaus sebagai juara kedua dan Sabar Yusminardi di posisi ketiga.
Sementara kategori berpasangan menempatkan Reza/Tarmizi sebagai juara pertama, Sholeh/Jefri sebagai juara kedua, River/Bainal di posisi ketiga, serta Firdaus/Jefri sebagai juara keempat.
Sejumlah pasangan lainnya masuk dalam kategori harapan, yakni Sabar/Kasparman, Ade/Ajir, Sabar/Kasparman, serta Dahnil Miftah/Yasmin Simamora.
Adapun pertandingan tenis meja digelar di GOR Kotabaru pada 20–30 Agustus 2026.
Pada kategori ganda, pasangan Dedi Zamora-Husni keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Zainudin-Rahman, disusul Laimak-Nono di peringkat ketiga dan Untung-Jumadi sebagai juara keempat.
Untuk kategori tunggal, Dedi Zamora menjadi juara pertama, diikuti Laimak sebagai juara kedua, Husni di posisi ketiga, dan Zainudin sebagai juara keempat.
KONI Berikan Satu Set Meja Tenis
Penutupan Porwada tahun ini juga membawa kabar baik bagi pembinaan olahraga di lingkungan PWI Jambi. KONI Provinsi Jambi memberikan bantuan berupa satu set meja tenis meja baru untuk SIWO PWI Provinsi Jambi. Bantuan tersebut disampaikan langsung Mat Sanusi dalam sambutannya pada acara penutupan Porwada, Selasa (1/9/2026).
Mat Sanusi mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi KONI Provinsi Jambi atas terselenggaranya Porwada SIWO PWI.
“Sebagai bentuk apresiasi tersebut, saya atas nama Pengurus KONI Provinsi Jambi membantu satu set meja olahraga tenis meja dan barangnya masih baru,” ungkapnya.
Ia meminta SIWO PWI memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai sarana latihan bagi atlet-atlet wartawan, terutama dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional.
“Ketua SIWO, Mirza Isa, silakan diambil di KONI. Mejanya masih bagus dan baru. Bisa digunakan untuk latihan atlet PWI dalam rangka mematangkan persiapan Porwanas mendatang,” kata Mat Sanusi.
Bantuan peralatan tersebut disambut positif Ketua PWI Provinsi Jambi, H R Ridwan Agus Depati.
Ia menyampaikan terima kasih kepada KONI Provinsi Jambi dan memastikan fasilitas tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan olahraga serta pembinaan atlet di lingkungan PWI.
“Silakan diambil meja tersebut dan silakan digunakan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kegiatan olahraga di PWI,” ujarnya.
Dengan berakhirnya Porwada SIWO PWI Jambi 2026, pekerjaan berikutnya bukan sekadar mempertahankan prestasi yang telah diraih. Para atlet terpilih dituntut meningkatkan kemampuan melalui latihan yang lebih terarah, sementara SIWO PWI diharapkan mampu membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan.
Dukungan fasilitas dari KONI menjadi salah satu modal awal. Namun, untuk membawa atlet wartawan Jambi bersaing di tingkat nasional, konsistensi latihan, pendanaan, pembinaan dan dukungan berbagai pihak tetap menjadi faktor penentu.
Porwada pun akhirnya bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga tentang bagaimana kompetisi tersebut melahirkan atlet-atlet wartawan yang siap membawa nama Jambi di panggung nasional.(J24-AsenkLeeSaragih)

0Komentar