Partisipasi dalam festival tersebut melanjutkan pembinaan yang dilakukan perusahaan, termasuk pelatihan pada Juli lalu. Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM mendapat kesempatan memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat.
Sekretaris PTPN IV Regional IV Jambi-Sumbar, Muhammad Ridwan, mengatakan ketujuh UMKM tersebut telah mengikuti berbagai kegiatan sebagai bagian dari pengembangan usaha.
Perusahaan terus mendorong mereka agar mampu bersaing di pasar regional maupun nasional. "Kami terus berupaya agar mereka naik kelas dan berkembang besar,” kata Ridwan.
Ketujuh UMKM yang berpartisipasi ialah Bolu Lapis Legit Tanggo Rajo milik Surismawati, Batik Ardiah milik Nuraningsih, Batik Mariyana milik Mariyana, Linda Cake & Cokies milik Trislinda, Yani Snack milik Tutung Haryanti, Rempeyek Salwa milik Maidayanti, serta usaha kue bangkit milik Rostila.
Beragam produk kuliner dan batik menjadi andalan para pelaku usaha dalam festival yang terbuka untuk umum tersebut. Selain menghadirkan stan UMKM, JBC Festival juga diramaikan pertunjukan hiburan, JBC Idol, dan kegiatan Ikon JBC yang menarik pengunjung hingga malam hari.
Ridwan menjelaskan, pembinaan UMKM diarahkan untuk membangun usaha yang lebih produktif, profesional, dan mandiri. Menurutnya, pengembangan usaha tidak hanya diukur dari peningkatan omzet atau modal, tetapi juga dari perbaikan tata kelola.
Karena itu, PTPN IV Regional IV mendorong para pelaku UMKM untuk melengkapi persyaratan usaha, menata pengelolaan bisnis, serta memanfaatkan teknologi digital.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan usaha secara lebih terarah sekaligus memperluas pasar. “Kami juga mengedukasi mereka untuk memanfaatkan teknologi digital yang terus berkembang,” ujar Ridwan. (J24/FS).



0Komentar