Hadir dalam acara ini Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris bersama unsur pimpinan daerah lainnya, Bupati Muarojambi Bambang Bayu Suseno dan Wakil Bupati serta undangan lainnya.
Dalam momentum bersejarah bagi Bumi Sailun Salimbai ini, Gubernur Provinsi Jambi Al Haris dalam arahannya menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong wilayah tersebut menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Jambi.
Menurut mantan Bupati Kabupaten Merangin 2 periode ini, sebagai daerah penyangga ibu kota Provinsi, Muarojambi memiliki keunggulan strategis yang sangat besar untuk menarik investasi, membangun infrastruktur, dan membuka lapangan kerja.
"Kabupaten Muarojambi memiliki potensi luar biasa, ada Universitas Jambi, UIN dan juga pertumbuhan di sektor infrastuktur, pelabuhan, pabrik, semua ada di Kabupaten ini," ujar Gubernur Al Haris.
Disampaikan Al Haris bahwa Pemerintah Provinsi Jambi bersama Bappenas tengah merancang langkah besar dengan memanfaatkan proyek pembangunan Jalan Tol. Pembangunan infrastruktur megah ini ditegaskan tidak boleh hanya menjadi sarana transportasi publik belaka, melainkan harus berfungsi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
"Evaluasi infrastruktur jalan dari Tol Jambi - Bayung Lencir, pemerintah kini membentuk tim kajian khusus agar area peristirahatan (rest area) dan koridor tol baru tidak sepi dan benar-benar menghidupkan ekonomi warga lokal. Muarojambi ini lokasi tol paling panjang di Jambi. Kita ingin ada simpul-simpul ekonomi baru sehingga masyarakat ikut merasakan manfaat pembangunan,” tutur Al Haris.
Selain pembangunan, pada kesempatan ini Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, terutama mencegah kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau.
Untuk itu Al Haris meminta kepala daerah dan masyarakat memperkuat edukasi agar kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar dapat dihentikan. Orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut juga mengajak seluruh unsur pemerintahan menjaga kekompakan dan tidak mudah terpecah oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial.
“Penguatan pendidikan karakter dan akhlak generasi muda, termasuk melalui pondok pesantren, menjadi bagian penting dalam menyiapkan masa depan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Muarojambi Bambang Bayu Suseno (BBS) menyebut HUT ke-27 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pembangunan membutuhkan kerja sama semua pihak. Kita berharap kesejahteraan, kedamaian, dan kemajuan Muarojambi terus dirasakan masyarakat,” ungkap BBS.
BBS juga menjelaskan, pemerintah kabupaten memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, pemerataan layanan kesehatan dan pendidikan, serta perluasan kesempatan kerja. Pembaruan data sosial juga menjadi perhatian agar bantuan pemerintah tepat sasaran.
“Kebijakan tanpa data sama dengan kebijakan tanpa arah. Karena itu, kami meminta seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa memastikan data masyarakat sesuai dengan kondisi di lapangan,” tegasnya. (J24/Red).

0Komentar