Jambi, J24 -
Wali Kota Jambi Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza serta OPD terkait meninjau lokasi pasar bedug bulan Suci Ramadan, yang direncanakan Pemerintah Kota Jambi untuk mengoptimalkan kawasan Terminal Rawasari sebagai pusat aktivitas ekonomi dan keagamaan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026, Senin (19/01/2026).

Kawasan tersebut akan difungsikan sebagai pasar bedug Ramadan yang menampung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya sektor kuliner hingga malam hari.

Wali Kota Jambi Maulana, mengatakan kebijakan ini bertujuan menghidupkan kembali kawasan Terminal Rawasari sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat selama Ramadan.

“Dalam rangka mendorong UMKM agar bisa tumbuh dan menggerakkan perekonomian selama bulan suci Ramadan, Terminal Rawasari akan kita aktifkan sebagai pasar bedug. UMKM kuliner bisa berjualan mulai menjelang berbuka puasa hingga malam hari,” ujar suami Dr dr Hj Nadiyah Maulana, Sp.OG.

Selain area lantai dasar, lantai dua Terminal Rawasari juga akan dioptimalkan dengan melibatkan pelaku usaha untuk menyediakan tempat berbuka puasa bagi masyarakat. Tak hanya sebagai pusat ekonomi, kawasan Terminal Rawasari juga akan dijadikan sentra kegiatan keagamaan selama Ramadan.

Berbagai agenda seperti lomba azan, tabligh akbar, hingga peringatan Nuzulul Quran direncanakan digelar di lokasi tersebut, bisa bekerjasama dengan pihak swasta.

“Kita akan setting kawasan ini agar benar-benar optimal. Akan ada berbagai kegiatan keagamaan sepanjang Ramadan,” jelas pendiri RS Ibu dan Anak Annisa Kota Jambi.

Mantan Direktur RSUD H Abdul Manap Kota Jambi ini menambahkan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dilibatkan sesuai peran masing-masing guna mendukung program ini. Penataan kawasan akan dilakukan secara maksimal agar aktivitas ekonomi dan sosial berjalan seimbang.

Dari sisi ekonomi, pasar bedug ini diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, Maulana menegaskan bahwa fokus utama bukanlah pada target PAD.

“Manfaatnya tentu bisa meningkatkan PAD, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita menggerakkan ekonomi UMKM. Target PAD bukan yang utama,” tegas mantan Wakil Wali Kota Jambi periode 2018-2023.

Jumlah tenant yang disiapkan diperkirakan mencapai sekitar 100 tenant, menyesuaikan hasil penataan kawasan. “Yang terpenting kawasan ini ramai. Soal pendapatan, kita tidak terlalu berharap. Yang penting UMKM bisa hidup,” tutur politisi PAN ini.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Terminal Rawasari juga akan dibuka untuk penjualan pakaian dan produk fashion. Pengusaha fashion lokal nantinya dapat menyewa tenant yang disediakan oleh Pemerintah Kota Jambi.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat, Pemkot Jambi juga akan menyiapkan bus dan angkot listrik menuju Terminal Rawasari, dengan penyesuaian jam operasional selama Ramadan.

“Kalau sekarang volumenya banyak di pagi hari, nanti selama Ramadan kita fokuskan lebih banyak di sore hari,” pungkas alumni Universitas Pakuan Bogor Jawa Barat untuk program S3. (J24/Red).