Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani M,Pd.i tersebut, dibahas mengenai tantangan distribusi komoditas pangan serta langkah-langkah preventif menghadapi fluktuasi harga pasar. Pemkab Muarojambi menegaskan komitmennya untuk terus memantau ketersediaan stok pangan di tingkat produsen maupun pasar tradisional.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan beberapa poin penting terkait kondisi di Muarojambi. Optimalisasi Sektor Pertanian, mendorong petani lokal untuk menjaga produktivitas komoditas penyumbang inflasi seperti cabai dan bawang.
Kelancaran Distribusi, memastikan jalur logistik dari dan menuju Muarojambi tetap lancar guna menghindari kenaikan biaya angkut. Operasi Pasar Murah, Pemkab siap melaksanakan pasar murah secara berkala jika terjadi lonjakan harga yang signifikan di masyarakat.
"Kita harus memastikan bahwa ketersediaan pangan di Muarojambi tetap aman. Kolaborasi dengan Provinsi sangat penting agar kebijakan yang kita ambil selaras, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi dapat kita kendalikan di level yang aman," ujar Wakil Bupati di sela-sela kegiatan.
Rapat ini juga dihadiri oleh perwakilan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jambi, unsur Forkopimda yang terkait, serta para kepala daerah dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.
Melalui forum ini, diharapkan tercipta kesamaan langkah dalam mengantisipasi gejolak ekonomi global yang berdampak pada harga kebutuhan pokok di daerah. (Diskominfo Kabupaten Muarojambi, J24/FS).










0Komentar