Jambi, J24 -Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Jambi telah menyiapkan langkah pengamanan secara komprehensif guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pengamanan yang dilakukan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya kepada para buruh dan elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi dalam momentum tersebut.
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari pemetaan potensi kerawanan hingga penempatan personel di sejumlah titik strategis.
“Dalam rangka pengamanan peringatan May Day, Polda Jambi bersama jajaran telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan yang mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan proporsional. Kami memastikan seluruh personel mengutamakan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Sebanyak 505 personel disiagakan untuk mengamankan berbagai titik prioritas, termasuk lokasi aksi unjuk rasa, pusat keramaian, serta objek vital. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada lokasi kegiatan buruh, tetapi juga mencakup gedung perkantoran pemerintah, fasilitas umum, dan fasilitas sosial di sekitar lokasi kegiatan.
Beberapa objek yang menjadi perhatian antara lain Kantor Gubernur Jambi, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, serta aset milik pemerintah daerah lainnya. Selain itu, pengamanan juga meliputi kendaraan dinas pejabat pemerintah, kendaraan operasional TNI/Polri, hingga kendaraan yang digunakan oleh peserta aksi.
Tidak hanya itu, aparat kepolisian turut memastikan keamanan sarana dan prasarana pendukung kegiatan, seperti panggung, perangkat sound system, hingga peralatan dokumentasi.
Sejumlah lokasi telah ditetapkan sebagai titik prioritas pengamanan, di antaranya:
Lapangan Arena MTQ depan Bandara Sultan Thaha (aksi Serikat Buruh Kerakyatan/SERBUK)
Depan Kantor RRI Jambi (aksi Partai Buruh)
Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi (pusat koordinasi)
Hutan Kota Muhammad Sabki (perayaan KSBSI)
Kawasan Monumen Sultan Thaha Lapangan Garuda (kegiatan SBSI)
Taska Kopi Mendalo, depan Kampus UIN STS Jambi (diskusi publik)
Pengamanan juga diperluas ke kawasan perkantoran, perusahaan, serta kawasan industri dengan jumlah pekerja besar. Selain itu, aparat turut mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di jalur lintas, titik kumpul massa, lokasi parkir, dan ruas jalan utama.
Dalam pelaksanaannya, Polda Jambi juga terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan serikat pekerja, instansi terkait, serta pihak penyelenggara kegiatan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai ketentuan dan tidak mengganggu kepentingan umum.
Pihak kepolisian turut mengimbau seluruh peserta kegiatan untuk menjaga ketertiban, menyampaikan aspirasi secara damai, serta mematuhi aturan yang berlaku.
“Kepolisian hadir untuk mengawal dan melindungi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum,” tutup Erlan.(J24-Red)

0Komentar