Jambi, J24- Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi kembali terjadi di Jalan Kebon IX–Sungai Gelam, tepatnya di RT 12 Desa Kebon IX, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa lakalantas ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka serius.

Dari video singkat rekaman CCTV warga yang beredar di media sosial, kecelakaan melibatkan mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi BH 1124 GP, sepeda motor Honda Scoopy BH 4385 IM, serta truk Mitsubishi Colt Diesel BH 8519 HK.

Berdasarkan data yang dihimpun, mobil Daihatsu Sigra dikemudikan Vinta Kurniawanti (32), warga Kota Jambi. Sepeda motor Honda Scoopy dikendarai Wasis Priyono (37) yang membonceng Siti Khotijah (35) dan seorang anak berusia 4 tahun, Akmar Ajro Aroyan, warga Desa Kebon IX. Sementara truk Colt Diesel dikemudikan Alwizal (52), sopir asal Kota Jambi.

Dari keterangan saksi di lokasi kejadian dan rekaman CCTV, peristiwa bermula saat mobil Sigra melaju dari arah Kebon IX menuju Sungai Gelam dengan truk Colt Diesel mengikuti di belakangnya. Setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga berbelok ke kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Scoopy yang dikemudikan Wasis Priyono. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. 

Sepeda motor menabrak bagian samping kiri mobil hingga pengendara dan penumpangnya terjatuh ke jalur kanan.

Dalam waktu bersamaan, truk Colt Diesel yang berada di belakang mobil tidak sempat menghindar dan melindas korban yang terjatuh di badan jalan.

Akibat kejadian tersebut, dua orang dari pengendara dan penumpang sepeda motor meninggal dunia di lokasi. Satu korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke RS Royal Prima Jambi untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama di jalur yang padat dan rawan kecelakaan.

Kota Jambi kembali dihadapkan pada persoalan serius keselamatan lalu lintas di jalur nasional Lingkar Barat dan Lingkar Selatan Kota Jambi. Dalam beberapa tahun terakhir, ruas jalan yang menjadi urat nadi angkutan barang itu terus memakan korban jiwa. (J24-Red)