Jambi, J24- Atmosfer seni dan kreativitas pelajar memenuhi Gedung Seni Taman Budaya Jambi, Kambang Telanaipura Kota Jambi, Jumat (29/5/2026), saat Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Jambi resmi digelar. Di antara para peserta yang tampil, nama Ezer Twopama Manihuruk, siswa SMKN 2 Kota Jambi, turut mencuri perhatian melalui penampilannya pada cabang lomba Solo Gitar.
Ajang FLS3N Kota Jambi ini diikuti 294 peserta dengan 16 jenis lomba. Para juara 1 dan 2 akan maju ke tingkat Provinsi Jambi.
FLS3N SMA, SMK, MA Se Kota Jambi ini menjadi salah satu ruang kompetisi paling bergengsi bagi pelajar Indonesia untuk menampilkan kemampuan di bidang seni dan sastra. Tidak hanya menjadi arena perlombaan, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan karakter, kreativitas, dan mentalitas generasi muda di tengah perkembangan era digital yang semakin kompetitif.
Bagi para peserta, tampil di atas panggung FLS3N bukan sekadar memainkan alat musik atau mempertontonkan kemampuan teknis. Di balik setiap petikan nada, terdapat proses panjang latihan, disiplin, pengorbanan waktu, hingga perjuangan membangun rasa percaya diri. Dunia seni memang kejam dengan cara yang elegan.
Salah satu nada meleset bisa terdengar seperti bencana pribadi bagi musisi, sementara penonton tetap sibuk merekam pakai kamera ponsel dengan kualitas audio menyerupai radio rusak tahun 2008. Namun justru dari tekanan itulah kualitas seorang pemain diuji.
Ezer tampil membawa semangat representasi sekolah sekaligus semangat generasi muda Kota Jambi yang terus berkembang di bidang seni musik. Penampilannya menunjukkan bahwa siswa sekolah kejuruan tidak hanya fokus pada kompetensi akademik dan teknologi, tetapi juga mampu bersaing dalam bidang seni pertunjukan yang membutuhkan sensitivitas, teknik, dan penguasaan panggung.
Pelaksanaan lomba Solo Gitar di Gedung Seni Taman Budaya Jambi berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung sportivitas. Para peserta dari berbagai sekolah menampilkan karakter permainan yang berbeda-beda, mulai dari pendekatan klasik, modern, hingga eksplorasi musikal yang memadukan teknik dan ekspresi artistik.
FLS3N sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu program strategis dalam pengembangan bakat pelajar di Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, siswa diberikan ruang untuk mengembangkan potensi non-akademik secara lebih profesional. Tidak sedikit peserta FLS3N dari berbagai daerah yang kemudian melanjutkan karier di dunia musik, seni pertunjukan, hingga industri kreatif nasional.
Keikutsertaan Ezer dalam kompetisi tingkat Kota Jambi ini menjadi gambaran bahwa minat generasi muda terhadap seni musik masih terus tumbuh di tengah derasnya budaya instan media sosial. Sebab memainkan gitar solo di panggung kompetisi membutuhkan sesuatu yang tidak bisa diperoleh dari video singkat 15 detik: konsistensi latihan, ketekunan, dan keberanian menghadapi penilaian publik.
Momentum FLS3N juga menjadi pengingat penting bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pada pembangunan karakter, kreativitas, dan keberanian berekspresi. Seni memberi ruang bagi pelajar untuk belajar tentang disiplin, ketahanan mental, kerja keras, hingga menghargai proses.
Dengan keikutsertaan dalam FLS3N 2026 tingkat Kota Jambi, Ezer Twopama Manihuruk diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan bermusiknya sekaligus menginspirasi pelajar lain untuk berani berkarya dan mengekspresikan potensi diri melalui jalur seni dan budaya.
Pada lomba yang sama pada tahun 2024 lalu, Ezer Twopama Manihuruk mewakili SMPN 14 Kota Jambi dan meraih Juara III Tingkat Provinsi Jambi. Dibawah Bimbingan Guru Seni SMKN 2 Kota Jambi Ibu Sri Subekti, semoga kali nini Ezer Twopama Manihuruk juga diberikan hasil terbaik. Semoga. (J24-AsenkLeeSaragih)
.png)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
0Komentar