AKBP Hadi Handoko.
Jambipos Online, Jambi - Polda Jambi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Jambi.

Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Hadi Handoko, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan kejadian karhutla di Provinsi Jambi. Namun, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan seiring cuaca yang mulai panas.

"Sampai saat ini belum ada karhutla di Jambi dan kita berharap jangan sampai terjadi. Jika masyarakat melihat adanya karhutla, bisa segera melaporkan melalui layanan 110," kata Hadi Handoko, Jumat (12/6/2026).

Menurut Hadi, Polda Jambi bersama instansi terkait telah melaksanakan Apel Siaga Bencana Karhutla sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.

Apel tersebut dihadiri Kapolda Jambi, Gubernur Jambi, Danrem, Kejaksaan Tinggi Jambi, unsur Forkopimda, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

"Seluruh kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya karhutla sekaligus mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana yang dimiliki," ujarnya.

Selain itu, Polda Jambi juga memanfaatkan teknologi pemantauan titik panas atau hotspot untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Ia menjelaskan, apabila terdeteksi adanya titik panas, petugas akan segera melakukan patroli dan pengecekan di lapangan. Pemantauan juga dilakukan melalui udara menggunakan helikopter.

"Kami memantau titik-titik hotspot. Jika ditemukan titik panas, akan dilakukan patroli untuk memastikan kondisi di lapangan. Kami juga menggunakan helikopter untuk memantau lokasi tersebut," jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, Satgas Siaga Bencana Karhutla juga menyiapkan modifikasi cuaca atau hujan buatan guna menjaga kelembapan lahan, terutama lahan gambut yang rentan terbakar saat musim kemarau.

"Tujuannya agar lahan gambut tetap lembap sehingga potensi terjadinya karhutla dapat dicegah," katanya.

Hadi menegaskan hingga kini belum ada laporan karhutla dari wilayah kabupaten maupun kota di Provinsi Jambi. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan dengan dukungan seluruh masyarakat.

"Kami mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif. Jika mengetahui atau mencurigai adanya upaya pembakaran lahan, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya.(J24-Red)