Jambi, J24 - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus menunjukkan komitmen serius dalam mempercepat transformasi digital di tanah pilih pesako betuah. Langkah strategis ini mempertegas posisi Kota Jambi sebagai kota yang responsif terhadap perkembangan teknologi global.
Teranyar, Pemkot Jambi secara resmi menjalin sinergi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi) untuk mencetak talenta-talenta digital yang kompetitif.
Sinergi tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Bidang Komunikasi dan Digital. Prosesi penandatanganan berlangsung khidmat di Gedung Utama Lantai 3 Kementerian Komdigi, Jakarta, pada Kamis (5/2/2026).
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menandatangani langsung kesepakatan tersebut bersama Kepala BPSDM Komdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, Ph.D. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi Kota Jambi dalam menyiapkan ekosistem digital yang inklusif, mulai dari birokrasi hingga lapisan masyarakat akar rumput.
Nota Kesepakatan ini dirancang untuk melahirkan SDM yang unggul dan berdaya saing global. Ruang lingkup kerja sama mencakup penyediaan pemimpin digital (digital leaders), pengembangan talenta digital (digital talent), hingga penguatan literasi digital bagi masyarakat luas.
Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pertukaran data dan informasi secara beretika, aman, dan bertanggung jawab sesuai koridor hukum yang berlaku.
Wali Kota Maulana menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan jawaban atas tantangan zaman yang menuntut kecepatan dan ketepatan berbasis teknologi. Menurutnya, pengembangan SDM digital tidak boleh bersifat eksklusif, melainkan harus menyentuh seluruh elemen kota.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Jambi mengucapkan terima kasih kepada BPSDM Komdigi. Kerja sama ini adalah langkah awal untuk melakukan akselerasi dan percepatan peningkatan kualitas SDM. Kami menyasar generasi milenial, ibu-ibu pelaku UMKM agar naik kelas, hingga penguatan kapasitas ASN di lingkungan Pemkot Jambi,” ujar Maulana dalam sambutannya.
Maulana menambahkan, keterlibatan mahasiswa dan masyarakat umum dalam program ini akan menciptakan multiplier effect bagi ekonomi lokal. Dengan kemampuan digital yang mumpuni, pelaku UMKM di Jambi diharapkan mampu menembus pasar nasional bahkan internasional melalui platform digital.
Gayung bersambut, Kepala BPSDM Komdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif proaktif dari Wali Kota Jambi. Ia menilai kepemimpinan Maulana memiliki visi yang jelas dalam mendorong transformasi digital daerah.
“Kami siap berkolaborasi penuh, khususnya dalam pengembangan talenta digital. Tahapan pengembangan ini kami mulai dari literasi dasar hingga penguatan kemampuan spesifik bagi ASN agar pelayanan publik semakin efisien,” tegas Bonifasius.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi ini akan menyentuh aspek krusial seperti telekomunikasi dan teknologi informasi. Bonifasius berharap Kota Jambi dapat menjadi role model bagi daerah lain dalam hal keseriusan membangun kapasitas manusia di era disrupsi.
Acara ini turut disaksikan oleh jajaran pejabat tinggi dari kedua belah pihak. Dari sisi Kementerian Komdigi, hadir Sekretaris BPSDM I Nyoman Adhiarna, Plt. Kepala BBPSDM Medan Christiany Juditha, serta para Kepala Pusat Pengembangan (Pusbang) di lingkungan Komdigi seperti Nusirwan (Ekosistem SDM), Said Mirza Pahlevi (Talenta Digital), serta perwakilan dari Pusbang Aparatur dan Literasi Digital.
Sementara dari jajaran Pemerintah Kota Jambi, Wali Kota Maulana didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Jambi, Saleh Ridha, beserta jajaran terkait lainnya.
Dengan adanya nota kesepakatan ini, Kota Jambi kini bersiap menggelar berbagai pelatihan, workshop, dan program sertifikasi digital yang akan diintegrasikan dengan program strategis BPSDM Komdigi dalam waktu dekat. (J24-Red)

0Komentar