Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Jambi, Maulana, langsung turun ke lapangan bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi, mulai dari Dinas Sosial, Baznas Kota, BPKAD, Plh Sekda, hingga Camat dan lurah setempat.
Dalam kunjungan itu, rombongan mendapati kondisi rumah nenek Rusmaini yang sangat memprihatinkan. Dinding papan tampak lapuk, tiang kayu miring, dan beberapa bagian rumah terlihat rapuh sehingga mengancam keselamatan penghuninya.
Rusmaini diketahui tinggal bersama anaknya, Amri, yang selama lima tahun terakhir bertahan hidup dalam kondisi serba kekurangan di rumah tersebut. Sudah lima tahun kondisi rumah kami seperti ini. Alhamdulillah baru sekarang dapat bantuan dari Pemerintah Kota dan Baznas untuk bedah rumah,” ujar Amri saat diwawancarai, Rabu (25/3/2026).
Amri mengaku selama ini bantuan yang diterima hanya sebatas kebutuhan sembako. Sementara untuk perbaikan rumah, bantuan baru kali ini mereka rasakan. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Amri bekerja sebagai buruh di bengkel motor dengan penghasilan tidak menentu. Penghasilan itu juga harus digunakan untuk biaya pengobatan sang ibu.
Kondisi Rusmaini sendiri semakin memprihatinkan. Ia mengaku telah lebih dari satu bulan terbaring sakit dan tidak mampu beraktivitas. “Sakit kaki sama perut, sudah satu bulan lebih. Sekarang hanya bisa terbaring, tidak bisa berdiri,” ujarnya lirih.
Menanggapi kondisi tersebut, Maulana memastikan Pemerintah Kota Jambi akan segera melakukan bedah rumah melalui kolaborasi dengan Baznas. “Kami melihat langsung kondisi rumah yang tidak layak huni. Sudah dicek dan memang layak mendapatkan bantuan bedah rumah. Dananya sudah disiapkan, jika sudah cair langsung dikerjakan,” tegasnya.
Selain itu, Pemkot juga akan memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan Rusmaini. Maulana menyebut pihaknya akan mengirim tenaga medis dari Puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan. Jika perlu dirujuk, kita siapkan. BPJS kesehatan juga sudah disiapkan, sehingga biaya pengobatan ditanggung pemerintah,” tambahnya.
Amri berharap bantuan ini dapat segera terealisasi agar dirinya dan sang ibu bisa tinggal di rumah yang lebih layak dan aman. “Harapan kami sederhana, rumah ini bisa diperbaiki supaya ibu bisa tinggal dengan nyaman tanpa takut roboh,” tutupnya. (J24/Red).

0Komentar