Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Banjir Bungo Tewaskan Dua Warga Dusun Lubuk Kayo Aro dan Dusun Rambah


Dua korban meninggal dunia warga Dusun Lubuk Kayo Aro, Kecamatan Batin III Ulu, dan Dusun Rambah, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo akibat banjir yang melanda derah itu, Jumat (22/12/2023). Tidak hanya banjir, akibat tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir juga menyebabkan longsor.


Bungo, J24-Dua korban meninggal dunia warga Dusun Lubuk Kayo Aro, Kecamatan Batin III Ulu, dan Dusun Rambah, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo akibat banjir yang melanda derah itu, Jumat (22/12/2023). Tidak hanya banjir, akibat tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir juga menyebabkan longsor.

Material longsor menutup sepenuhnya jalan poros yang menghubungkan Dusun Baru Batu Kerbau dan Dusun Rantau Keloyang. Tingginya curah hujan di Kabupaten Bungo membuat air sungai Batang Bungo dan Batang Tebo meluap hingga merendam pemukiman warga di sejumlah kecamatan. Banjir yang melanda 16 kecamatan di kabupaten Bungo ini juga memakan korban jiwa.

PLT Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bungo, Zainadi, menyampaikan, petugas dari Polsek Pelepat dan TNI Kodim 0416-Bute langsung merespons dengan cepat. Mereka turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan membersihkan material tanah serta pepohonan yang menghalangi akses jalan tersebut.

Menurut Kapolsek Pelepat, IPTU Adha Fristanto, titik longsor yang terjadi disebabkan oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Situasi darurat ini memaksa koordinasi antara petugas, TNI, dan warga setempat untuk meminta bantuan perusahaan terdekat agar dapat menerjunkan alat berat jenis Excavator guna membersihkan material longsor.

Pembersihan tersebut berhasil memulihkan akses jalan yang sempat terputus, namun masyarakat diminta tetap waspada terutama saat cuaca tidak menentu.

Kapolsek Adha mengingatkan bahwa hujan deras yang terus menerus dapat memicu kejadian serupa, sehingga kewaspadaan selalu diperlukan dalam situasi ini.

Sementara itu, untuk mengevakuasi masyarakat terdampak banjir, personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jambi juga diturunkan.

Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol Nadi Chaidir mengatakan, yang dilakukan personel Satbrimob Polda Jambi ini merupakan aksi kemanusiaan membantu saudara-saudara kita saat ini terkena musibah terdampak banjir. 

"Evakuasi Warga terdampak banjir dipimpin Wadanyon C Pelopor Satbrimob AKP Lerius Lase," katanya. 

Dalam membantu warga terdampak banjir, Satbrimob Polda Jambi menerjunkan 25 personel yang mana kita turut menurunkan satu unit truk pasukan, truk box, dan membangun posko menggunakan tenda Pleton.

"Selain membantu evakuasi warga, Satbrimob Polda Jambi turut membantu evakuasi barang-barang yang bisa diselamatkan," lanjutnya. 

Tidak hanya itu saja, personel Satbrimob Polda Jambi turut melakukan siaga Posko banjir di tenda Peleton Brimob. 

Seperti diberitakan banjir besar melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bungo. Luapan Sungai Batang Bungo itu menyebabkan ratusan rumah terendam. Personel Brimob membantu evakuasi warga terdampak banjir di Bungo.

Peristiwa banjir ini cukup mengejutkan. Sungai Batang Bungo yang telah puluhan tahun tidak mengalami banjir besar. Namun kali ini, banjir menyebabkan dampak serius di hampir semua kecamatan di Kabupaten Bungo.

Bupati Bungo, Mashuri, menyatakan bahwa kurang lebih 18 ribu kepala keluarga (KK) terdampak bencana banjir yang melanda.

Bupati Mashuri turut serta meninjau langsung wilayah terdampak, mengevaluasi skala kebutuhan mendesak, serta mengkoordinasikan upaya evakuasi.(J24/*) 

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar