Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Datangkan Perusahaan Konsultan dari Pekanbaru, Mutu Pekerjaan Dinas PUPR Sungaipenuh Jeblok


Sungaipenuh, J24
- Dinas PUPR Kota Sungaipenuh dibawah kepemimpinan Khalil Munawar banyak jadi sorotan masyarakat. Pasalnya proyek yang di kerjakan di dinas ini amburadul. Hal ini di sebabkan kualitas konsultan proyek yang di nilai rendah.

Konsultan proyek sangat diperlukan guna tercapainya pembangunan yang tepat dan berkualitas, tapi bila kualitas konsultan proyek tidak berkualitas maka berpengaruh kualitas proyek.

Konsultan proyek sendiri merupakan suatu badan usaha atau perorangan yang berperan dalam mengawasi pelaksanaan proyek dan memastikan kualitas proyek berjalan sesuai dengan perencanaan serta selesai tepat waktu.Konsultan proyek memiliki tugas sebagai berikut:

1. Mengelola administrasi dalam kontrak kerja    
2. Melakukan pengawasan selama proyek konstruksi berjalan
3. Melampirkan/ membuat laporan pekerjaan yang diserahkan kepada pemilik proyek
4. Memberikan saran atau pertimbangan kepada pemilik proyek maupun kontraktor
5.Melakukan koreksi dan memberikan persetujuan mengenai hasil gambar (shop drawing) yang diajukan oleh kontraktor sebagai pedoman pelaksanaan proyek
6. Memilih dan menyetujui tipe dan merek bahan/material konstruksi yang diusulkan oleh kontraktor agar sesuai dengan harapan pemilik proyek namun tetap berpedoman dengan kontrak kerja konstruksi yang sudah dibuat sebelumnya.

Adapun konsultan proyek dibedakan atas 2 macam, yakni konsultan perencana dan konsultan pengawas. Seperti namanya, konsultan perencana berperan dalam perencanaan proyek sedangkan konsultan pengawas berperan mengawasi selama proyek tersebut berjalan.

Proyek di Dinas PUPR Kota Sungaipenuh perusahaan konsultan di datangkan banyak  dari Luar daerah terutama dari Pekanbaru, akan tetapi justru mutu proyek yang di kerjakan banyak masyarakat yang menilai kurang berkualitas.

Di antara proyek yang kinerja konsultan kurang profesional adalah proyek pembangunan trotoar di wilayah Kota Sungaipenuh. Proyek pekerjaan trotoar yang sedang di laksanakan tahun ini masyarakat menilai tanpa melalui perencanaan yang matang, bahkan  konsultan tidak faham perencanaan.

Hendri, warga Kota Sungaipenuh mengatakan bahwa seharusdnya sebelum perbaikan trotoar draenase harus di normalisasi dulu, supaya aliran air di dalam draenase lancar terlebih di musim hujan. 

"Harusnya konsultan perencanaan dari Dinasd PUPR dalam perbaikan trotoar di buat perencanaan yang matang. Sebelum trotoar di perbaiki harusnya draenase di normalisasi terlebih dahulu supaya aliran airnya lancar, baru trotoar di perbaiki. Sentara yang kita lihat sekarang trotoar di poles secantik mungkin tapi draenasenya tidak di normalisasi terlebih dahulu, itu sama saja kerja bohong. Karena di saat hujan datang tetap mengqkibatkan banjir di karenakan draenase isinya sudah penuh dengan tanah," ungkap Hendri.

Sementara salah seorang warga Sungaipenuh lainnya yang tidak mau di sebutkan namanya juga berkomentar, proyek pekerjaan  pemasangan box cover di depan dealer Yamaha di lihatnya bermasalah, saat pemasangan lantai dasar di buat dalam keadaan air draenase mengalir deras. Semen dan pasir yang sudah di aduk untuk lantai dasar tanpa di beri air langaung di masukkan ke draenase dalam keadaan air mengalir, itu membuat kualitas lantai dasar tak bermutu.

"Pekerjaan pemasangan box cover depan deler Yamaha tengah malam tanpa pengawasan, pembuatan lantai dasar hanya pasir dan semen di aduk tanpa di beri air langaung di maaukkan ke draense dalam keadaan air mengalir, videonya ada dan sudah di perlihatkan wartawan ke kabid tata ruang. Katanya mau di bongkar malah di lanjutkan pekerjaannya. Begitu juga pemasangan box cover di jalan arah desa Sungai liuk, pemasangannya tinggi rendah tidak datar seperti orang baru belajar memasang. Swmua itu menunjukkan konsultan pengawas tidak berjalan dengan baik," ungkap sumber. (J24-Heru)

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar