Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Carut Marut KPUD Kota Sungaipenuh


Sungaipenuh, J24-
Setelah heboh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Sungaipenuh mengundang LSM dan Wartawan dalam acara tahapan kegiatan sosialisasi simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan sirekap dalam Pemilihan Umum tahun 2024 yang dilaksanakan KPU Kota Sungai Penuh pada Rabu (31/1/ 2024) bertempat di sekretariat Kota Sungaipenuh tanpa di beri makan siang apa lagi uang saku, sekarang satu persatu kebobrokan mulai terkuak.

Tidak diberikannya makan siang apa lagi uang saku terhadap undangan membuat tanda tanya masyarakat di kemanakan uang dana KPUD tersebut, padahal anggaran di KPUD berbentuk glondongan. Artinya mau di belanjakan apa saja bisa asalkan bisa di pertanggung jawabkan. Termasuk membiayai makan minum dan uang saku undangan dalam rangkaian acara yang di adakan.

Sementara pihak penyelenggara acara dari KPUD ditanya tidak memiliki anggaran untuk makan siang dan uang saku undangan, ini sangat tidak masuk akal, karena KPUD daerah lain termasuk Kabupaten Kerinci bisa menganggarkan makan minum dan uang saku undangan yang hadir dalam setiap acara.

Setelah kasus di atas, sekarang bermunculan pengakuan dari mantan orang penting KPUD Sungaipenuh. Sumber tersebut mengatakan bahwa di KPUD Sungaipenuh banyak hal hal di luar nalar. Di antaranya pembelian CCTV ganda dan Dinas Dalam Daerah (DD) dari komisioner sampai honoren tidak di bayar di akhir tahun 2023.

"Pembelian CCTV di KPUD ganda di tahun 2023, Sekretaris membeli dan bendahara juga membeli. Pembelian ganda ini pemborosan anggaran serta menunjukkan tidak aingkronisasi antara kedua pejabat tersebut. Bahkan DD dari komisioner sampai honorer juga tidak di bayar," ungkap  sumber.

Menanggapi carut marut ini, Ketua KPUD Sungaipenuh belum bisa dihubungi sampai berita ini di publikasikan. (J24- Heru)

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar