Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Gubernur Jambi Al Haris Serahkan 1.860 SK ASN PPPK Pemprov Jambi

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menyerahkan sebanyak 1.860 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi tahun 2023 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi bertempat di Lapangan Depan Kantor Gubernur Jambi, Selasa pagi (07/05/2024). 

Jambi, J24-Sebanyak 1.860 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jambi menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Penyerahan SK PPPK Pemprov Jambi dilakukan secara serentak oleh Gubernur Jambi Al Haris, Selasa pagi (7/5/2024). Gubernur Jambi menyerahkan 1.860 SK PPPK lingkup penempatan di OPD Pemprov maupun SMAN/SMKN dan SLBN.

Kata Al Haris, SK PPPK tahun penerimaan 2023, di Jambi 1.860 orang pegawai PPPK di Provinsi Jambi dan dilantik serta diberikan surat tugas dan SK. Disampaikan pula oleh Gubernur Jambi bahwa penerima SK PPPK Tahun Anggaran 2023 ini secara dominasi diisi oleh tenaga pendidikan dan guru. 

"Harapannya besar dalam kemajuan pendidikan di Provinsi Jambi. Kita berharap dari pegawai PPPK ini kedepan melahirkan kinerja yang sangat besar prestasinya, terutama bidang pendidikan,” ujarnya.

Sebagai penyemangat, Gubernur Jambi menyampaikan terkait upaya Pemprov Jambi bersama dengan Pemerintah Pusat dalam mengembangkan kualitas PPPK yang khawatir terkait masa kontraknya. 

Dia mengaku bahwa terdapat upaya perpanjangan yang sedang disiapkan oleh Pemerintah Pusat terkait kontrak PPPK hingga pensiun.

“Tugas kita yang pertama, Bapak dan Ibu jangan ragu berfikir bahwa karena ini kontrak jadinya akan ada masa habisnya. Memang sedianya ini untuk 5 tahun pertama, tapi negara sudah menyiapkan insyallah akan diperpanjang sampai masa usia pensiun. Nah jadi jangan ragu sebab negara menyiapkan untuk diperpanjang sampai usia pensiun,” ungkapnya

Al Haris menyebut bahwa Pemprov akan mengupayakan kesejahteraan dari PPPK ini, dibuktikan dengan usaha yang akan Pemprov lakukan guna memberikan kesempatan menjadi ASN kepada PPPK yang memenuhi syarat.

“Kami (Pemprov) pun memperjuangkan agar semua PPPK di-ASN-kan sebab mereka punya persyaratan yang sama dengan ASN. Bahkan mereka lebih dahulu mengabdi di daerahnya. Sudah puluhan tahun mengabdi di daerah masing- masing, di sekolah masing-masing. Oleh karena itu negara pantas menghargai mereka dengan insyaallah ada perubahan regulasi berikutnya dan semuanya bisa jadi ASN mudah-mudahan,”jelasnya

Al Haris pun menambahkan bahwa PPPK tahun 2024 akan dibuka dengan jumlah kurang lebih 1.500 orang.

“Untuk tahun ini (2024) Pemprov kembali mengangkat pegawai PPPK dengan angka lebih kurang 1.536 orang dengan pembagian kelompok guru, tenaga medis, dan pegawai prestasi umum di kantor. Pesan kami kembali ke daerah tempat tugas dan bekerja sebaik-baiknya. Berikan kepada masyarakat pelayanan yang baik di bidang pendidikan, bidang medis, baik di rumah sakit, rumah sakit jiwa, puskesmas, layanilah masyarakat sebaik-baiknya agar tingkat derajat pendidikan dan kesehatan kita sebaik-baiknya,” ucap Haris.

Gubernur Al Haris mengimbau kepada PPPK yang terima SK untuk tidak ragu-ragu perihal masa kerja. Sebab, negara sudah menyiapkan diperpanjang sampai usia pensiun. 

"Agar semua P3K kita ini disamakan dengan ASN sebab mereka juga punya persyaratan yang sama dengan ASN bahkan mereka sudah lebih dahulu mengabdi didaerahnya, sudah puluhan tahun mengabdi didaerah masing-masing, disekolah masing-masing. Artinya negara sudah pantas menghargai mereka," imbau Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menegaskan, Pemerintah Provinsi Jambi akan memperjuangkan agar semua PPPK ini bisa diangkat menjadi ASN. Pasalnya, tenaga PPPK ini mempunyai syarat yang sama dengan ASN. 

"Bapak Ibu tidak usah ragu-ragu memang ini seyogyanya 5 tahun pertama tetapi negara sudah menyiapkan. Insya Allah akan diperpanjang sampai masa usia pensiun," tegas Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jambi di tahun 2024 kembali akan mengangkat pegawai P3K ini dengan angka lebih kurang 1.500 orang. 

"Ditahun 2024 Pemprov kembali mengangkat pegawai P3K secara bertahap lebih kurang 1.500 orang. Ini ada rincian, saya lupa rinciannya, ada guru, ada pegawai medis, ada juga pegawai prestasi umum di kantor," jelas Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga berpesan kepada yang sudah menerima SK untuk kembali berkerja ditempat masing masing. "Tunjukkan kinerja yang baik, berikan kepada masyarakat pelayanan yang baik dibidang pendidikan ataupun bidang medis, baik yang bekerja di rumah sakit, rumah sakit jiwa, puskesmas. Bekerjalah dengan baik, layanilah masyarakat dengan sebaik-baiknya agar tingkat dan derajat dunia pendidikan dan dunia kesehatan kita bisa meningkat dengan sebaik-baiknya," pesan Gubernur Al Haris. 

Sebelumnya, saat upacara berlangsung Gubernur Al Haris membacakan pidato tertulis dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim dan Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian. 

Menteri Nadiem Anwar Makarim melalui Gubernur Al Haris menyampaikan, lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanan di Kemendikbudristek.

"Menjadi pemimpin dari Gerakan Merdeka Belajar semakin menyadarkan bahwa tantangan dan kesempatan yang dimiliki untuk memajukan Pendidikan Indonesia. Bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar. Bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran," ucapnya.

"Pada awal perjalanan Pendidikan, kita sadar bahwa membuat perubahan butuh perjuangan. Rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan. Kemudian, ketika langkah kita mulai serempak, kita dihadapkan dengan tantangan yang tidak pernah terbayangkan yakni pandemi. Dampak yang ditimbulkan mengubah proses belajar mengajar dan cara hidup kita secara drastic," sambungnya.

Dikatakannya, wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama dengan gerakan Merdeka Belajar. 

"Kita sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi karena mereka merasa merdeka saat belajar dikelas. Kita sudah melihat lagi guru-guru yang berani mencoba hal-hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid-muridnya. Kita sudah menyaksikan lagi para mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak terbatas didalam kampus," kata Menteri Nadiem Anwar Makarim.

Menteri Nadiem Anwar Makarim juga berpesan agar seluruh agen perubahan dapat melanjutkan program merdeka belajar diseluruh tanah air Indonesia.

"Lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalankan tugas memimpin gerakan Merdeka Belajar. Namun, lima tahun juga bukan waktu yang lama untuk membuat perubahan menyeluruh. Kita sudah berjalan menuju arah yang benar, tetapi tugas kita belum selesai. Semua yang telah kita jalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan,” pesannya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam pidato tertulisnya yang juga dibacakan oleh Gubernur Al Haris menyampaikan, Hari Otonomi Daerah ke-XXVIII Tahun 2024 mengusung tema: Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat. 

Tema Hari Otonomi Daerah ke XXVIII ini dipilih untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab, dan kesadaran seluruh jajaran Pemerintah Daerah akan amanah serta tugas untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup ditingkat lokal serta mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.  

"Perjalanan kebijakan otonomi daerah selama lebih dari seperempat abad merupakan momentum yang tepat bagi kita semua untuk memaknai kembali arti, filosofi dan tujuan dari otonomi daerah. Otonomi daerah merupakan hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Para PPPK Pemprov Jambi bersyukur atas penyerahan SK ini. Mereka menyebut perjuangannnya menjadi honorer selama ini terbayar dengan SK PPPK. "Alhamdulillah diakui negara dan digaji dengan layak, terimakasih atas kesempatan ini dari pemerintah pusat maupun pak Gubernur Jambi Al Haris," ujar seorang guru SMAN di Kota Jambi.

SMAN 6 Kota Jambi

Sementara sebelas orang Guru SMAN 6 Kota Jambi dilantik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK Provinsi Jambi, Selasa (7/5/2024). Mereka sudah lebih awal mengandi sebagai tenaga pengajar di SMAN 6 Kota Jambi. 

Sebelas guru yang diantik itu yakni Christine L MPd (Gr), Santi Porlina SPd (Gr), Nur Oktaviani SPd, Fitriati Lubis STh (Gr), Elfrida Kristina Sinaga SPd, Azwar Anas SPd, Rudi Hariyansyah SPd (Gr), Siti Humairoh SPd (Gr), Ernawati SE, Lasteria Soundinar Sitepu SPd (Gr), Devi Syahfitri SPd.

Kepala Sekolah SMAN 6 Kota Jambi S Robinson Hutapea SPd dan Ketua Komite SMAN 6 Kota Jambi H Sulaiman mengucapkan selamat dan berbakti untuk kemajuan SMAN 6 Kota Jambi kedepan. Semoga amanah dan loyal terhadap tanggung jawab sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

"Selamat buat  Bapak / Ibu guru SMAN 6 Jambi yang pelantikannya pagi ini semoga Bapak/Ibu tambah semangat untuk menjalankan tugas nya.Terima Kasih, "ucap P Sinambela, Pengurus Komite SMAN 6 Kota Jambi. 

"Selamat dan sukses selalu untuk semuanya semoga kedepan akanmenjadi lebih baik amin yra,"ujar  Eny Rahayu, Pengurus Komite SMAN 6 Kota Jambi. (J24-AsenkLee) 





































Penyerahan SK PPPK Pemprov Jambi dilakukan secara serentak oleh Gubernur Jambi Al Haris, Selasa pagi (7/5/2024). (IST)



Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar