Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Farid Alfarelly, SE dan dihadiri Wali Kota Jambi Dr dr H Maulana, MKM, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, SE, MA, Anggota DPRD, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.
Wali Kota Jambi Maulana membacakan laporan LKPJ 2025 tentang pertumbuhan ekonomi Kota Jambi pada 2025 mencapai 5,13 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,88 persen.
"Alhamdulilah semua indikator makro kita selama satu tahun kepemimpinan ini mengalami perbaikan, pertumbuhan ekonomi naik, angka kemiskinan turun, angka penganguran juga turun, inflasi bisa kita kendalikan," terang alumni Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur Fakultas Kedokteran.
Selanjutnya dikatakan alumni Universitas Indonesia Fakultas Kesehatan Masyarakat program S2 ini bahwa dari sudut pandang pendapatan dan belanja daerah tembus diangka 2 triliun, dalam kondisi ditengah tekanan ekonomi pendapatan tetap naik, transfer dari pusat juga mengalami kenaikan.
"Pecah telok harus syukuran Ketua DPRD, karena selama ini sejak berdiri Pemerintah Kota Jambi belum pernah di angka 2 triliun kecuali pinjaman SNI," ujar alumni Universitas Pakuan Bogor Jawa Barat Program S3 ini.
Mantan Direktur RSUD H Abdul Manap Kota Jambi ini juga menyampaikan bahwa peningkatan tersebut tidak terlepas dari berbagai strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi.
“Kami terus mendorong investasi, memperkuat UMKM, serta meningkatkan konektivitas dan infrastruktur kota. Program-program ini dirancang untuk langsung menyentuh masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi,” terang mantan Wakil Wali Kota Jambi periode 2018-2023.
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Farid Alfarelly, SE menyampaikan bahwa berjalan saja sesuai koridor untuk mewujudkan program unggulan Wali Kota Jambi. "Ini merupakan wujud tugas dan fungsi pengawasan kami terkait dengan penggunaan anggaran yang dikelola oleh pemerintah dan program- program yang sudah dilaksanakan," pungkas politisi Partai Golkar ini. (J24/Red).

0Komentar