Jambi, J24 - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mencanangkan program sunat gratis sepanjang masa bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu. Kebijakan ini digagas langsung oleh Wali Kota Jambi, dr. Maulana, sebagai solusi atas masih ditemukannya anak-anak hingga remaja yang belum dikhitan karena keterbatasan biaya.
Maulana mengatakan, selama ini pihaknya kerap mendapati warga yang telah memasuki usia khitan namun menundanya dengan harapan dapat mengikuti kegiatan sunatan massal.
“Selama ini banyak warga Kota Jambi yang kurang mampu, usianya sudah masuk, tapi belum dikhitan. Ditanya kenapa, jawabannya karena nunggu sunatan massal,” ujar Maulana di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (30/1/2026).
Melihat kondisi tersebut, Pemkot Jambi memutuskan menghapus konsep sunatan massal yang dinilai lebih bersifat seremonial. Sebagai gantinya, layanan khitan akan tersedia secara gratis kapan saja bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Oleh karena itu, kita ingin khitan ini gratis sepanjang masa. Siapapun, kapanpun, yang mau silakan,” tegasnya.
Untuk mendukung pelaksanaan program, pemerintah akan menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) serta surat tugas melalui Dinas Kesehatan Kota Jambi. Seluruh puskesmas akan dilibatkan agar layanan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.
Pemkot juga menggandeng pihak sekolah dalam proses pendataan. Kepala sekolah dan guru diminta berperan aktif mendata siswa yang ingin dikhitan sehingga jadwal pelayanan dapat diatur secara efektif.
“Kalau ada siswa yang mau dikhitan, tinggal datang ke puskesmas. Nanti diatur jadwalnya, apakah satu minggu dua kali atau seperti apa,” jelas Maulana.
Terkait pembiayaan, Maulana memastikan seluruh biaya khitan akan ditanggung melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi sehingga tidak membebani masyarakat.
Program ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan sekaligus memastikan tidak ada lagi anak di Kota Jambi yang menunda khitan karena alasan ekonomi.(J24-AsenkLee)

0Komentar