Dalam kegiatan tersebut, keduanya didampingi unsur Forkopimda Kota Jambi, jajaran Pemerintah Kota Jambi, serta instansi vertikal terkait. Adapun lokasi yang ditinjau meliputi Pos Pelayanan Kampung Radja, Simpang Rimbo, Pos Pengamanan Aur Duri I, serta Pos Pengamanan Aur Duri II yang menjadi titik strategis arus mudik.
Maulana menyampaikan, hasil pemantauan menunjukkan kondisi keamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri di Kota Jambi berjalan aman dan kondusif.
Alhamdulillah semuanya dalam kondisi baik, termasuk pos dan personel yang bertugas. Mudah-mudahan ini bisa kita pertahankan hingga nanti arus balik,” ujar mantan Direktur RSUD H Abdul Manap Kota Jambi.
Mantan Wakil Wali Kota Jambi periode tahun 2018-2023 menjelaskan, peninjauan difokuskan pada pintu masuk dan keluar Kota Jambi yang menjadi jalur utama pergerakan pemudik.
“Kami fokus di pos-pos ini karena menjadi akses utama arus mudik. Sementara pos dalam kota juga telah ditinjau oleh Pemerintah Provinsi dan Forkopimda Provinsi Jambi,” jelas alumni Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur Fakultas Kedokteran.
Dalam upaya meningkatkan kenyamanan pemudik, Pemerintah Kota Jambi juga mengimbau para Camat hingga ketua RT untuk memberikan pelayanan, terutama di masjid-masjid yang berada di pinggir jalan lintas.
Ini bentuk perhatian kita kepada saudara-saudara yang sedang mudik, agar perjalanan mereka lebih nyaman dan terbantu,” tutur alumni Universitas Indonesia (UI) Fakultas Kesehatan Masyarakat program S2.
Selain itu, di setiap pos juga disiagakan tenaga kesehatan serta layanan call center 112 yang siap melayani kondisi darurat selama 24 jam secara gratis, ungkap alumni Universitas Pakuan Jawa Barat program S3.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota bersama rombongan turut menyerahkan bingkisan Lebaran kepada para petugas yang berjaga di pos pengamanan dan pelayanan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi. (J24/Red).

0Komentar