Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Pangeran Simanjuntak Berikan Dukungan Program Kampung Bantar di Kecamatan Kotabaru Kota Jambi

Pangeran Simanjuntak (kanan) baru-baru ini langsung turun ke warga di RT 08 Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi  memberikan suport, semangat kepada warga dalam program Kampung Bantar. (Foto: Istimewa)

Jambi, J24- Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Pangeran HK Simanjuntak SE MSi dari Fraksi NasDem mengapresiasi program Pemerintah Kota Jambi “Kampung BANTAR” (Bersih Aman dan Pintar) yang bertujuan untuk mengakselerasi percepatan pembangunan di Kota Jambi.

Pangeran Simanjuntak baru-baru ini langsung turun ke warga di RT 08 Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi  memberikan suport, semangat kepada warga dalam program Kampung Bantar.

Di RT 08 Kelurahan Pall V, Kecamatan Kotabaru ini, Pangeran Simanjuntak meninjau “Kebun Toga Sehati”. Pangeran HK Simanjuntak melakukan dialog santai bersama warga Rt 08 Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru.


Kata Pangeran Simanjuntak, kunjungan itu  dalam rangka mengikuti Program Pemerintah Kota Jambi  "Kampung BANTAR".  “Ini merupakan Program Inisiatif Pemerintah Kota Jambi  yang bertujuan untuk mengakselerasi percepatan pembangunan. 
Pangeran Simanjuntak (kelima dari kanan) baru-baru ini langsung turun ke warga di RT 08 Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi  memberikan suport, semangat kepada warga dalam program Kampung Bantar. (Foto: Istimewa)

Kampung BANTAR

Seperti diketahui, Program KAMPUNG BANTAR ( Bersih, Aman dan Pintar) adalah program inisiatif Pemerintah Kota Jambi yang dicetuskan sejak Tahun 2015 lalu. Bertujuan untuk mengakselerasi percepatan pembangunan. 

Pemerintah dan Kemasyarakatan di Kota Jambi yang bertujuan untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antar wilayah, meningkatkan kualitas kesejahteraan dan meningkatakan kualitas perekonomian masyarakat, khususnya dilokasi RT Kampung Bantar.

Tujuan Program KAMPUNG BANTAR adalah untuk menjadikan suatu lingkungan perkampungan terkecil lingkup RT di masyarakat yang berwawasan lingkungan bersih dan sehat, tercukupinya fasilitas sanitasi sarana dan prasarana lingkungan memadai.

Kemudian permukiman layak huni dan tertata rapi (nyaman), aman dan tertib, tingkat kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang cukup baik (produktif), serta senantiasa menjaga semangat jiwa gotong royong, nilai-nilai agama, kesetiakawanan nasional, adat istiadat dan norma-norma hukum dalam kehidupan bermayarakat, berbangasa yang lebih berakhlak, beradat dan berbudaya.

Bersih: Memiliki Sarana dan Prasarana permukiman dan perumahan sehat dan tertata rapi. Memiliki Sarana dan Prasarana lingkungan yang memadai. Memiliki tingkat partisipasi dan kesadaran masyrakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. 

Memiliki ruang terbuka hijau, bebas dari polusi. Memiliki tingkat kesadaran dalam pemanfaatan lahan tidur untuk kebutuhan rumah tangga dan masyarakat. Memiliki sanitasi lingkungan yang sehat dan baik. Memiliki jiwa dan semangat gotong royong, serta nilai-nilai kesetiakawanan sosial dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Aman: Lingkungan yang bebas dari bahaya NAPZA dan MIRAS. Lingkungan yang bebas dari kriminalitas. Lingkungan yang bebas dari tindakan Prostitusi dan Asusila. Lingkungan yang bebas dari tindakan KDRT, Penceraian Rumah Tangga, Deskriminasi dan Eksploitasi anak. 

Lingkungan yang masyarakat senantiasa menjaga semangat musyawarah untuk mufakat dalam menyelesaikan kegiatan sdi masyarakat khususnya di Bidang Pemerintahan, Pembangunan, Kemasyarakatan, Keamanan dan Ketertiban. Memiliki tingkat kesadaran berpolitik dan hukum yang tinggi. Lingkungan yang senantiasi menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai adaat istiadat, budaya bangsa dan norma-norma hukum ditengah masyarakat.

Pintar: Memiliki Lembaga Pemberdaya Ekonomi Masyarakat. Memiliki Lembaga dan Kelompok Pendidikan dalam Peningkatan Sumber Daya Manusia. Memiliki Kelompok Organisasi Sosial, Kemasyarakatan, Kepemudaan dan Keagamaan. Lingkungan yang bebas dari buta Aksara dan Angka putus sekolah. 

Lingkungan yang bebas dari tingkat pengangguran. Lingkungan yang bebas dari tingkat Kematian Ibu Hamil dan Balita. Lingkungan yang mampu menggali mengelola potensi Sumber Daya Manusia dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.
Pangeran Simanjuntak (tengah) baru-baru ini langsung turun ke warga di RT 08 Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi  memberikan suport, semangat kepada warga dalam program Kampung Bantar. (Foto: Istimewa)

Penilaian 

Kampung Bantar Tingkat Kota Jambi berdasarkan Indikator Penilaian. Penilaian Kampung Bantar berdasarka hasil penilaian dari Tim Penilaian dari semua sektor yang dinilai berdasarkan indikator yang sudah ditetapkan dan disiapkan.

Penilaian kampung Bantar Tingkat Kota Jambi adalah Kampung Bantar yang di usulkan dari masing-masing Kelurahan pada Kecamatan untuk di lombakan atau dilakukan penilaian.

Kampung Bantar yang memiliki nilai tertinggi 2 (baik) – 1 (sedang) – 0 (kurang), berdasarkan hasil rekapitulasi dari semua hasil penilaian Tim dan Hasil Keputusan rapat maka hasilnya di tetapkan dengan Keputusan Walikota Jambi dan mendapat hadiah.

Kampung Bantar dengan nilai tertinggi (Juara Tingkat Kota Jambi) mendapatkan hadia/penghargaan dari Walikota Jambi, dengan Kriteria sebagai berikut:

RT Kategori besar dengan jumlah KK > 100 di beri dana bantuan Rp.7.000.000.- (Th.2015 Rp.10.000.000,- di tambah 1 Paket Pos Kamling Rp.2.500.000.-).

RT Kategori menengah dengan jumlah KK > 60-99 diberi dana Rp.5.000.000.- (Th.2015 Rp.7.000.000.- di tambah 1 Paket Pos Kamling Rp.2.500.000.-).

RT Kategori kecil dengan jumlah KK > 40-59 di beri dana Rp.3.000.000.- (Th.2015 Rp.5.000.000.- di tambah 1 Paket Pos Kamling Rp.2.500.000.-). (JP-Asenk Lee Saragih)

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar