Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah, SH, MH Buka Pelatihan Stunting Di Desa Niaso Harapkan Jadi Percontohan

Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah, SH, MH .

Jambi, J24 - Penjabat Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah, SH, MH secara resmi membuka pelatihan Stunting di Desa Niaso dan Desa Baru, Kecamatan Muaro Sebo Senin, (24/7/2023).

Dalam sambutannya  Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah, mengucapkan selamat kepada peserta pelatihan Stunting agar dalam pelatihan nanti bisa berjalan dengan lancar dan sesuai harapan kita semua.

Dikatakan Bayu panggilan akrabnya "Ini adalah kader - kader terbaik, semoga nanti bisa dibuat jadi percontohan ke Desa - desa lainya di Kabupaten Muaro Jambi,"  tutur suami Faradillah Zahara ini..

Alumni Universitas Krisdadwipayana Jakarta ini menyampaikan, ketika dirinya diberi kepercayaan oleh Gubernur Jambi sebagai Pj Bupati Muaro Jambi, dirinya berkomitmen untuk menyelesaikan Empat Persoalan yang menjadi prioritas di Kabupaten Muaro Jambi.

"Yang harus saya tanamkan dalam diri saya dan dari seluruh masyarakat  bahwa ada empat prioritas, yang pertama adalah stunting itu harus turun dari 27 persen. 

Dilanjutkannya “ketika saya masuk di bulan Mei, Juni, Juli dan Agustus 2022 ketika anggaran perubahan sesuai dengan undang-undang hanya boleh dua kali dilakukan perubahan yaitu APBD perubahan, saya kumpulkan semua Kepala Dinas, Camat saya minta tolong seluruh program kegiatan menyentuh kepada masyarakat khususnya angka stunting," ungkapnya.

"Alhamdulillah, kita bekerja siang dan malam tidak mengenal waktu, akhirnya angka stunting di Tahun 2022 yang dirilis tahun 2023 turun menjadi 18% dari 27,9%,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan alumni S2 Magister Ilmu Hukum Universitas Jambi ini pada tahun 2024 mendatang  berharap targetnya harus berada pada posisi 14 persen. “Berarti kita harus turun menjadi 4 persen lagi," harapnya.

Dalam hal ini, Pj Bupati Bachyuni juga berkeyakinan dan percaya Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi akan turun bukan pada posisi 14 persen, namun di bawah angka tersebut, ujar pencetus Program Desa Smart Village Pertama di Indonesia.

"Insya Allah di posisi di bawah 14 persen, ketika Kepala Desa Niaso dan Desa Baru beserta kader dari 150 Desa,  5 Kelurahan serta 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Muaro Jambi jika  melakukan hal yang sama seperti ini, saya yakin mungkin bisa di angka  0 persen Stunting di Kabupaten Muara Jambi," harap pembuat Program Bapak Asuh Anak Stunting ini.

Diakhir sambutannya Bayu panggilan akrabnya megucapkan terima kasih dan apresiasi  setinggi-tingginya kepada Datuk Kades Niaso dan Datuk Kades Desa Baru yang sudah bisa memberikan ruang kepada masyarakatnya untuk bisa berbuat yang baik untuk masa depan anak-anak yang ada di Desa Niaso dan di Desa Baru.

"Saya titipkan ini Pak Kades Pak Camat para kader tolong berbuatlah yang terbaik, karena apa yang kita perbuat bukan hari ini hasilnya tapi nanti apa yang Ibu berbuat hari ini nanti kelak hasilnya ketika salah satu memimpin Kabupaten Muaro Jambi ini,” pungkas mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi ini. (J24 - Fendi Sinabutar).

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar