Jambi, J24 - Aksi nekat dua remaja mencuri kabel listrik milik PLN terekam jelas kamera pengawas dan viral di media sosial. Ironisnya, pencurian itu terjadi tepat di depan Gereja Katolik Santa Teresia, kawasan ramai yang hanya berjarak beberapa meter dari RS DKT dr. Bratanata.
Dalam rekaman CCTV, kedua pelaku terlihat tenang dan terorganisir. Satu pelaku tetap di atas sepeda motor memantau situasi, sementara rekannya memotong kabel jaringan listrik menggunakan alat khusus. Beberapa kali ia berhenti saat kendaraan melintas, berpura-pura seolah melakukan aktivitas biasa untuk menghindari kecurigaan.
Begitu kabel terputus, keduanya langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Lokasi kejadian bukan tempat sepi. Jalur tersebut aktif dilalui kendaraan dan berada di pusat aktivitas masyarakat. Kabel yang dicuri merupakan bagian dari jaringan udara PLN yang menopang distribusi listrik warga.
Aksi ini bukan sekadar pencurian biasa. Ini adalah sabotase terhadap fasilitas publik. Dampaknya bisa memicu gangguan listrik, pemadaman, hingga membahayakan keselamatan masyarakat.
Peringatan Keras untuk Penegakan Hukum
Pencurian aset kelistrikan terus berulang. Jika tidak ditindak tegas, pelaku lain akan merasa leluasa meniru. Kota Jambi tidak boleh kalah oleh aksi kriminal yang dilakukan terang-terangan di depan rumah ibadah dan fasilitas kesehatan.
PLN telah mengingatkan bahwa pencurian kabel, trafo, dan perlengkapan jaringan listrik bukan hanya merugikan negara, tetapi juga menyandera aktivitas masyarakat.
Penegakan hukum harus cepat dan transparan. CCTV sudah berbicara. Kini publik menunggu tindakan nyata aparat.(J24-Red)

0Komentar